Ditapis dengan
Max Havelaar
Max Havelaar, ditulis oleh Eduard Douwes Dekker, mantan Asisten Lebak, Banten, pada abad ke-19. Douwes Dekker terusik nuraninya melihat penerapan sistem tanam paksa oleh pemerintah Belanda yang menindas bumiputra. Dengan nama pena Multatuli, yang berarti aku menderita, dia mengisahkan kekejaman sistem tanam paksa yang menyebabkan ribuan pribumi kelaparan, miskin, dan menderita. Mereka diperas o…
- Edisi
- Edisi 2 Cet 1. 2025
- ISBN/ISSN
- 9786024413866
- Deskripsi Fisik
- 484 hlm. ilus.; 21 cm.
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 839.3 MUL m
Max havelaar
- Edisi
- cet.21
- ISBN/ISSN
- 978-602-1637-45-6
- Deskripsi Fisik
- 480 hlm.; 20,5 cm.
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 839.3 MUL m
- Edisi
- cet.21
- ISBN/ISSN
- 978-602-1637-45-6
- Deskripsi Fisik
- 480 hlm.; 20,5 cm.
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 839.3 MUL m
Max havelaar
Multatuli merupakan nama samaran dari Eduard Douwes Dekker. Día adalah anggota Dewan Pengawas Keuangan Pemerintah Belanda yang pertama kali ditempatkan di wilayah Batavia (Hindia-Belanda) pada 1840. Tahun 1842 ia meminta untuk dipindahkan ke Sumatra Barat. Di tahun yang sama pula, ia dipindahkan ke Natal, Sumatra Utara, untuk bertugas sebagai Kontelir. Baru setelah itu, dirinya ditugaskan di w…
- Edisi
- cet.6
- ISBN/ISSN
- 978-602-5792-86-1
- Deskripsi Fisik
- vi + 392 hlm.; 22,6 cm
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 320.9598 MUL m
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah