• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. Global Darussalam Academy
  2. Katalog
  3. Sejarah Kebudayaan Nusantara
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Sejarah Kebudayaan Nusantara

Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman

Sebuah karunia tuhan yang tiada banding karena kesuburan dan melimpahnya kekayaan alam. Indonesian adalah Cincin Api Asia Pasifik (ring of fire) kehidupan di nusantara menjadi bervariasi karena ada yang memiliki daerah yang basah dan ada pula yang kering dengan kesuburan yang bervariasi, perbedaan ini sangat mempengaruhi corak kehidupan manusia di indonesia. manusia pertama yang masuk ke nusantara adalah homo erectus (1,5 Juta Tahun yang lalu), sampai kepunahannya sekitar 200-100 ribu tahun yang lalu tidak banyak perubahan yang dibuat oleh homo erectus, dari arah afrika masuk homo sapiens jenis austro melanesoid ke nusantara (70-50 ribu tahun yang lalu). Pada periode kemudian ras mongoloid masuk dari daratan asia dan disusul lagi dengan kelompok penutur Bahasa Austronesia sekitar 4000 tahun yang lalu, yang menjadi penghuni mayoritas kawasan nusantara sedangkan ras melanesoid tetap hadir di papua dan sebagian di wilayah baratnya, meskipun terjadi persaingan dominasi antara mereka terdapat bukti bahwa diantara mereka dapat hidup berdampingan bahkan mungkin sekali kawin mawin sebagaimana dibuktikan oleh hadirnya ras austromelanesoid dan ras mongoloid serta munculnya rangka individu yang membawa ciri-ciri ras gabungan di pulau sumba. Bangsa Austronesia sangat adaptif pada alam nusantara mereka mengembangkan pertanian ladang dan membuat monumen monumen megalitik tradisi rumah panggung (daerah hutan) tinggal di gua gua dan menciptakan karya seni indah berupa lukisan gua.
Peradapan bangsa nusantara Abad ke 4-5 lalu berkembang kontak dengan bangsa asing yang lebih kopleks terjadi pada sekitar abad ke 4-5 masehi temuan arca Buddha & Temuan stupa Bercorak Hindu, Pengaruh budaya hindu budha menjadi landasan ideologi keagamaan oleh para penguasa lokal dengan mengembangakan system pemerintahan kecil dan efektif sesuai dengan kondisi lokal, kemampuan memanfaatkan potensi sumber daya alam nusantara zaman ini ditandai oleh hadirnya kerajaan kerajaan besar yang mengembangkan tradisi maritim dan agraris yang kuat.
Era Kemerdekaan yang dimulai dengan masa pemerintahan Soekarno dalam rangka membangun semangat membangkitkan nasionalisme dengan semboyan ‘’Character and National Building’’ Sukarno memanfaatkan warisan masalampau yang gemilang sebagai sumber inspirasinya.
Awal pembugaran Candi Borobudur dirintis dan pembugaran candi induk Prambanan di resmikan di Jakarta Soekarno memperkasai desain tugu monument nasional (Monas) dengan mengadopsi Tradisi Hindu, Narasi diorama monas bahkan juga menggambarkan bagaimana warisan masa lampau menjadi bagian identitas bangsa Indonesia modern, atas alasan yang sama Indonesia menetapkan peninggalan masalampau yang penting sebagai cagar budaya nasional dan warisan budaya dunia.
Detail Information
Publisher
Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman
Tahun
2018
Bahasa
en
Last Updated
2019-03-11T10:58:38Z
Subjects / Keywords
Kebudayaan Penelitian Arkeologi Cagar Budaya Candi Sejarah Indonesia Warisan budaya
Akses Dokumen
Lihat di Repository Asli
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

Global Darussalam Academy
Global Darussalam Academy
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 3.096
Online: 3.096 Onsite: 0
Bulan ini 75.299
Online: 74.796 Onsite: 503
Total 365.538
Online: 356.986 Onsite: 8.552

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar