• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. Global Darussalam Academy
  2. Katalog
  3. Sekilas tentang masyarakat tengger
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Sekilas tentang masyarakat tengger

Sutarto, Ayu

Sejak zaman Majapahit dataran tinggi Tengger dikenal sebagai wilayah yang
damai, tenteram, dan bahkan rakyatnya terbebas dari membayar pajak yang disebut
titileman1. Jenderal Thomas Stamford Raffles sangat mengagumi orang Tengger.
Dalam The History of Java ia mengemukakan bahwa pada saat berkunjung ke tempat
yang sejuk itu, ia melihat orang Tengger yang hidup dalam suasana damai, teratur,
tertib, jujur, rajin bekerja, dan selalu gembira. Mereka tidak mengenal judi dan
candu. Ketika Raffles bertanya tentang perzinahan, perselingkuhan, pencurian, atau
jenis-jenis kejahatan lainnya, mereka yang biasa disebut sebagai orang gunung itu
menjawab bahwa hal-hal tersebut tidak ditemui di Tengger.2
Kejujuran dan ketulusan orang Tengger masih dapat dilihat sampai hari ini.
Angka kejahatan di desa-desa Tengger pada umumnya hampir selalu nol. Suasana
damai, tenteram, aman, dan penuh toleransi yang tercermin dalam kehidupan seharihari
orang Tengger dapat dijadikan acuan dalam periode formatif Indonesia modern.
Tengger adalah sebuah pusaka saujana (cultural landscape) yang apabila dibina dan
dikelola dengan benar, eksistensinya akan memberi sumbangan yang lebih berarti
bukan hanya bagi dirinya, melainkan juga bagi Indonesia.
Detail Information
Publisher
Direktorat Jenderal Kebudayaan: BPNB D.I. Yogyakarta
Bahasa
id
Last Updated
2017-03-27T08:32:13Z
Subjects / Keywords
Kebudayaan Sejarah Indonesia Warisan budaya Penelitian kebudayaan
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

Global Darussalam Academy
Global Darussalam Academy
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 2.825
Online: 2.825 Onsite: 0
Bulan ini 75.028
Online: 74.525 Onsite: 503
Total 365.267
Online: 356.715 Onsite: 8.552

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar