Gerakan nasionalisme di Aceh (1900-1942)
Sufi, Rusdi
Derap langkah pergerakan nasional yang bemmla di pulau Jawa, pada perempatan pertama abad XX telah bergema pula di daerah Aceh. Meskipun pada waktu yang bersamaan desingan peluru dalam arti pelawanan-perlawanan secara fisik masih terdapat di seantero daerah Aceh, tetapi juga bermunculan organisasi-organisasi moderen, seperti Serikat Islam (Juli 1916), Serikat Aceh Muda (Juli 1916), Serikat Aceh (1916), Boedi Oetomo (Januari 1918), Volkronderwijsbond Aceh (Desember 1918), Islam menjadi Satu (1919), Insulinde (Pebruari 1919). Kongsi Atjeh Sumatra (Juli 1920), Muhammadiyah (1927), Al-Muslim (1929), Pusaka ( 1929), JIB (1930), Taman Siswa (1932), Parindra (1939), PUSA (1939), serta pelbagai organisasi serikat kerja dari kepanduan.
Detail Information
- Publisher
- Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh
- Tahun
- 1998
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-05-28T14:35:15Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah