Tata kelola sawah dan durung di tengah tradisi rantau masyarakat Pulau Bawean
Humaedi, M. Alie
Masyarakat pulau Bawean Jawa Timur dikenal sebagai perantau ke Malaysia, Singapura, dan negara lainnya. Pulau ini pun dibangun berdasarkan hasil jerih payah rantauannya. Seiring itu berkembang pula pandangan hidup bahwa pulau Bawean hanyalah “pulau tempat lahir dan tempat hari tua”. Pandangan ini pun mempengaruhi tata kelola sawah, dan fungsi sosial ekonomi durung yang dikenal sebelumnya. Ketahanan pangan berbasiskan kemampuan produksi menjadi persoalan tersendiri bagi masyarakat. Persoalannya, bagaimana masyarakat Bawean memaknai sawah dan durung, sebagai aspek-aspek penting ketahanan pangan ditengah merebaknya tradisi rantauan? Penelitian deskripsi kualitatif dengan pendekatan antropologi ini dilakukan melalui wawancara mendalam dan pengamatan terhadap persoalan tata kelola sawah, makna beras dan distribusinya, serta fungsi durung dalam konteks kekinian. Penelitian telah menemukan bahwa tata kelola sawah dan fungsi durung sangat dipengaruhi oleh tradisi rantauan. Semakin tinggi intensitas rantauan, maka semakin rendah tata kelola sawah dan pemanfaatan fungsi durung. Mereka akan memenuhi kebutuhan pangannya lebih didasarkan pada mekanisme pasar. Walaupun sawah dan durung masih dimanfaatkan, namun tata kelola keduanya tidak bisa mencegah ketergantungan masyarakat Bawean dari pasokan beras wilayah lain.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Nilai Budaya Padang
- Tahun
- 2014
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-05-11T10:23:54Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah