Arti lambang dan fungsi tata rias tradisional pengantin daerah Nusa Tenggara Timur
Kotten, B.K; Tukan, Beny; Hayon, Yos; Asten, Anton; Zesi, A. M.
Dengan menelaah berbagai masalah di atas maka terasa betapa pentingnya untuk diadakan inventarisasi dan Dokumentasi tata rias pengantin daerah yang dikenal oleh masyarakat di seluruh pelosok Nusantara, khususnya tata pengantin daerah dari suku-suku bangsa di Propinsi Nusa Tenggara Timur.
Dalam penulisan ini ditetapkan 5 kelompok etnis untuk mewakili kelompok-kelompok etnis yang ada di Nusa Tenggara Timur. Kelima kelompok etnis/suku bangsa tersebut masing-masing:
Suku bangsa Tetun di Kabupaten Belu (Timor), suku bangsa Lama holot di Kabupaten F1ores Timur, suku bangsa Sumba di pulau Sumba (Kabupaten Sumba Timur), suku bangsa Dawan di Kabupaten Timor Tengah Utara dan suku bangsa Sikka di Kabupaten Sikka, (Flores). Dalam hal tata rias pengantin kelima kelompok etnis tersebut masihjuga memperlihatkan/mempertahankan tata rias pengantin yang bercorak tradisional terutama dalam hubungan dengan tata cara perkawinan adat bagi masing- masing daerah. Di samping itu mulai nampak pula gejala atau kecenderungan dalam pemakaian tata rias modem. Hal ini adalah sebagai akibat dari pengaruh perkembangan kebudayaan modern sehingga membawa pula dampak bagi pegeseran nilai budaya.
Dalam penulisan ini ditetapkan 5 kelompok etnis untuk mewakili kelompok-kelompok etnis yang ada di Nusa Tenggara Timur. Kelima kelompok etnis/suku bangsa tersebut masing-masing:
Suku bangsa Tetun di Kabupaten Belu (Timor), suku bangsa Lama holot di Kabupaten F1ores Timur, suku bangsa Sumba di pulau Sumba (Kabupaten Sumba Timur), suku bangsa Dawan di Kabupaten Timor Tengah Utara dan suku bangsa Sikka di Kabupaten Sikka, (Flores). Dalam hal tata rias pengantin kelima kelompok etnis tersebut masihjuga memperlihatkan/mempertahankan tata rias pengantin yang bercorak tradisional terutama dalam hubungan dengan tata cara perkawinan adat bagi masing- masing daerah. Di samping itu mulai nampak pula gejala atau kecenderungan dalam pemakaian tata rias modem. Hal ini adalah sebagai akibat dari pengaruh perkembangan kebudayaan modern sehingga membawa pula dampak bagi pegeseran nilai budaya.
Detail Information
- Publisher
- Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
- Tahun
- 1987
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-05-29T20:38:18Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah