Perjuangan Hammad Saleh: menentang Jepang dan Belanda di Mandar 1942-1947
Amir, Muhammad
Hammad Saleh merupakan salah seorang tokoh pemimpin dan perjuangan yang bukan hanya berperan penting dalam perlawanan menentang pemerintah militer Jepang, tetapi juga dalam perlawanan menentang kehadiran dan usaha NICA yang hendak memulihkan kembali kedudukan dan kekuasaan pemerintahan kolonial Belanda pasca proklamasi kemerdekaan Indonesia. Ia merupakan cucu dari Mara'dia Alu yang dilahirkan di Alu, Balanipa pada 1915. Latar belakang keluarga Hammad Saleh sebagai keturunan dari mara'dia Alu penting diketahui. Sebab, selain turut berperan dalam membentuk karakter dan sikap Hammad Saleh, sejumlah keturunan dari mara'dia Alu juga telah tercatat dalam sejarah sebagai penentang yang gigih melawan pemerintah kolonial Belanda. Hammad Saleh setelah mengetahui dengan pasti bahwa kemerdekaan Indonesia telah diproklamsikan, maka ia bukan hanya tampil ke depan menunjukkan dukungan dan sikap tegasnya "berdiri di belakang" Republik Indonesia, tetapin ia juga mengambil peran yang amat penting dalam perlawanan menentang kolonial Belanda dan terlibat secara langsung dalam sejumlah pertempuran dengan aparat NICA yang hendak memecah belah persatuan bangsa dan menghancurkan Republik Indonesia.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Jenderal Kebudayaan
- Tahun
- 2014
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2020-02-01T05:46:33Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah