Jelajah pusaka alam dan budaya Lemah Abang, Pekalongan
Indradjaja, Agustijanto; Intan, Fadhlan S.; Nasution, Isman Pratama
Penelitian terhadap tinggalan arkeologi di Pekalongan paling awal sudah dilakukan oleh Th.St. Raffles yang kemudian menuliskannya di dalam buku yang berjudul “History of Java” tahun 1817. Penelitian arkeologi di Pekalongan baru dilakukan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional tahun 1975. Penelitian tersebut berhasil menemukan sejumlah arca kuno, sisa bangunan dan temuan lainnya. Sebagian besar temuan tersebut disimpan di Museum Ranggawarsita Semarang (Satari 1975:23). Hasil penelitian arkeologi di daerah Lemah Abang (2016) memberi informasi bahwa daerah seperti Doro dan sekitarnya kemungkinan telah dihuni sejak awal masehi. Hal ini didasarkan pada hasil analisis laboratorium dengan metode C-14 yang memberikan pertanggalan sekitar 2000 tahun yang lalu. Tampaknya ini adalah jejak arkeologis paling tua bagi petunjuk adanya komunitas atau hunian awal di Pekalongan.
Detail Information
- Publisher
- Pusat Penelitian Arkeologi Nasional
- Tahun
- 2018
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2020-05-25T23:50:25Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah