Model assisompungeng (pola kesinambungan lembaga PAUD dan keluarga)
Kemendikbud, BP-PAUD dan Dikmas Sulawesi Selatan
Model Assisompungeng (pola kesinambungan lembaga PAUD dan keluarga) adalah merupakan model pendidikan keorangtuaan, yang menyinambungkan pendidikan di lembaga PAUD dengan pendidikan anak usia dini dalam keluarga. Orangtua anak diberikan pembekalan dan kegiatan mengenai PAUD sehingga pembelajaran yang diterima anak di lembaga PAUD dapat pula dilanjutkan oleh orangtua di rumah sehingga terjadi sinkronisasi antara program di lembaga PAUD dan pembinaan yang diterima anak di keluarganya masing-masing. Kesinambungan ini diharapkan dapat menyatukan persepsi pendidik/pengelola PAUD dan orangtua (keluarga) tentang konsep pendidikan anak usia dini, pertumbuhan/perkembangan dan stimulasi anak usia dini, komunikasi dan pengasuhan anak usia dini, serta kesehatan dan gizi anak usia dini, sehingga pendidikan anak usia dini dapat dilaksanakan dengan baik, di lembaga PAUD maupun dalam keluarga.
Keunggulan yang dimiliki oleh model ini diantaranya (1) Menyinambungkan program pembinaan anak di lembaga PAUD dan di keluarga; (2) Menyelaraskan program pembinaan anak di lembaga PAUD dan di keluarga; (3) Melibatkan orangtua dalam program pembinaan anak di lembaga PAUD sehingga orangtua turut merasa bertanggung jawab dan dilibatkan dalam menyukseskan tujuan pembinaan anak usia dini.
Komponen model terdiri atas: (1) Peserta (orangtua yang memiliki anak yang sedang mengikuti program pendidikan pada kelompok bermain; (2) Pendidik PAUD (mitra pendamping bagi orangtua dalam mendidik dan menghadapi anak; dan (3) Penyelenggara/Pengelola.
Indikator keberhasilan pada pengembangan model ini, adalah: (a) Terciptanya kesinambungan pendidikan di lembaga PAUD dan keluarga; (b) Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan orangtua tentang PAUD; (c) Meningkatnya keinginan orangtua untuk terlibat dalam program PAUD di lembaga PAUD; dan (d) Adanya dukungan orangtua dan peran keluar
Keunggulan yang dimiliki oleh model ini diantaranya (1) Menyinambungkan program pembinaan anak di lembaga PAUD dan di keluarga; (2) Menyelaraskan program pembinaan anak di lembaga PAUD dan di keluarga; (3) Melibatkan orangtua dalam program pembinaan anak di lembaga PAUD sehingga orangtua turut merasa bertanggung jawab dan dilibatkan dalam menyukseskan tujuan pembinaan anak usia dini.
Komponen model terdiri atas: (1) Peserta (orangtua yang memiliki anak yang sedang mengikuti program pendidikan pada kelompok bermain; (2) Pendidik PAUD (mitra pendamping bagi orangtua dalam mendidik dan menghadapi anak; dan (3) Penyelenggara/Pengelola.
Indikator keberhasilan pada pengembangan model ini, adalah: (a) Terciptanya kesinambungan pendidikan di lembaga PAUD dan keluarga; (b) Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan orangtua tentang PAUD; (c) Meningkatnya keinginan orangtua untuk terlibat dalam program PAUD di lembaga PAUD; dan (d) Adanya dukungan orangtua dan peran keluar
Detail Information
- Publisher
- Balai Pengembangan Pendidikan Nonformal dan Informal ( BPPNFI ) Regional V Makassar
- Tahun
- 2012
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2026-01-08T13:56:25Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah