Pusat (majalah sastra), edisi 13 tahun 2017
Jengki Sunarta, Wayan; Zaidan, Abdul Rozak; Moses, Ferdinandus; Rohim, Abdul; Muhtarom, Imam; Sarjono, Agus R.; Paranggi, Umbu Landu; Hwia, Ganjar; Fajar, Rusli
Daerah perbatasan pernah menjadi tema sastra yang hangat dan populer di era revolusi kemerdekaan. Namun, daerah perbatasan itu sangatlah longgar pengertiannya. Ia seringkali bermakna “garis depan” atau daerah perbatasan antara kaum Republik dengan Belanda. Dengan begitu, di Pulau Jawa saja
terbentang banyak daerah perbatasan, belum di pulaupulau
lain. Tidak jarang, daerah perbatasan juga bermakna daerah perbatasan imajinatif dan batiniah antara satu sikap budaya dengan sikap budaya lain. Bisa juga berupa keduanya, sebagaimana tergambar dalam kumpulan puisi Daerah Perbatasan karya Subagio Sastrowardojo.
terbentang banyak daerah perbatasan, belum di pulaupulau
lain. Tidak jarang, daerah perbatasan juga bermakna daerah perbatasan imajinatif dan batiniah antara satu sikap budaya dengan sikap budaya lain. Bisa juga berupa keduanya, sebagaimana tergambar dalam kumpulan puisi Daerah Perbatasan karya Subagio Sastrowardojo.
Detail Information
- Publisher
- Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
- Tahun
- 2017
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2020-06-10T07:10:08Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah