• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. Global Darussalam Academy
  2. Katalog
  3. Jurnal Widya Prabha : arti penting pemahaman kawasan cagar b...
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Jurnal Widya Prabha : arti penting pemahaman kawasan cagar budaya - no. 04/IV/2015

Kemendikbud, Balai Pelestarian Cagar Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta

Di dalam Undang-undang RI No. 11 tahun 2010 tentang cagar budaya, yang dimaksud dengan Kawasan cagar budaya adalah “satuan ruang geografis yang memiliki dua situs cagar budaya atau lebih yang letaknya berdekatan dan / atau memperlihatkan ciri tata ruang yang khas”. Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mempunyai berbagai macam potensi cagar budaya, salah satunya adalah kawasan cagar budaya. Eksistensi kawasan cagar budaya itu kondisinya menyatu dengan dinamika kehidupan masyarakatnya, sehingga dapat dikatakan bahwa pada saat ini dalam satu konteks ruang dan waktu dengan kehidupan masyarakatnya. Kondisi itu tentu menempatkan kawasan cagar budaya itu bersinggungan dengan dinamika masyarakat yang terus tumbuh, berkembang, dan berubah. Beberapa kawasan cagar budaya di DIY terus mengalam godaan bahkan ancaman serius, terutama di Kawasan Malioboro, Kotagede, Keraton, Pakualaman, dan Kotabaru. Sedangkan untuk kawasan strategis nasional adalah Prambanan merupakan objek vital nasional, kondisi lingkungannya juga mengalami perkembangan cepat. Sebuah keniscayaan bahwa perubahan dan perkembangan akibat dampak perencanaan pembangunan akan selalu ada dan pada akhirnya akan memunculkan benturan kepentingan khususnya di dalam pemanfaatan ruang khususnya kawasan cagar budaya.

Benturan kepentingan tidak jarang dapat memunculkan keterancaman cagar budaya, baik karena aspek perencanaan pembangunan, tidak adanya peraturan yang mengikat, lemahnya penegakan peraturan perundangan pada dasarnya semakin memperparah kondisi cagar budaya khususnya di kawasan. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan tentang kawasan dan memberikan pedoman dalam pemanfaatan ruang, serta prosedur perizinan untuk pembangunan di kawasan tersebut. Permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian adalah, sejauhmana pengaturan di kawasan cagar budaya itu mampu menjadi sarana pengendali dan penegakan peraturan? Apa yang dapat dipetik manfaat dengan adanya pengendalian kawasan? Sejauhmana keberadaan kawasan cagar budaya dapat menjadikan citra, identitas, dan branding ruang yang spesifik bagi DIY. Oleh karena itu, untuk menjaga kesinambungan eksistensi daerah ini, maka harus memperhatikan aspek-aspek pendekatan kawasan, baik yang terkait dengan budaya dan alam, modal kultural, identitas, dan karakter. Pemanfaatan potensi budaya yang dilakukan pada dasarnya harus dapat menyejahterakan dan memakmurkan masyarakat tanpa harus meninggalkan substansi proses pelestariannya.
Detail Information
Publisher
Balai Pelestarian Cagar Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta
Tahun
2015
Bahasa
id
Last Updated
2020-06-16T08:18:41Z
Subjects / Keywords
Cagar Budaya Warisan budaya Penelitian kebudayaan
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

Global Darussalam Academy
Global Darussalam Academy
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 12.617
Online: 12.617 Onsite: 0
Bulan ini 243.781
Online: 243.083 Onsite: 698
Total 534.020
Online: 525.273 Onsite: 8.747

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar