Laporan penelitian vitalitas sastra Bajo di Pulau Bungin
Shubhi, Muhammad; Kurniawaty, Asry; Mursihono, Dwi Joko; Iswahyudi, Yudhi
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kondisi vitalitas sastra Bajo yang ada di Pulau Bungin, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Pengumpulan data dalam penelitan ini menggunakan kuesioner atau daftar tanyaan yang diberikan kepada empat puluh orang responden. Vitalitas sastra tersebut digali dari enam variabel, yaitu regenerasi sastra. penggunaan, respons terhadap media baru, sikap dan kebijakan pemerintah, sikap terhadap sastra, dan dokumentasi kesastraan. Keenam variabel tersebut diwujudkan dalam 71 pernyataan dengan pilihan jawaban sangat setuju bernilai 5, setuju bernilai 4, ragu-ragu bernilai 3, tidak setuju bernilai 2, dan sangat tidak setuju bernilai 1. Nilai jawaban tersebut dijumlahkan untuk mencari rerata dan persentase dari masing-masing variabel dan persentase dari keseluruhan variabel. Derajat vitalitas sastra dalam penelitian ini ditentukan dengan rumusan 1X sangat terancam punah, 1,1-2 terancam punah, 2,1-3 cukup terancam punah, 3,1-4 cukup aman, dan 4,1-5 aman.
Hasil dari penelitian ini didapatkan persentase dari keseluruhan variabel yang ada adalah 43,77”o memilih sangat setuju, 33,19Yo memilih setuju, 8,25Y6 memilih ragu-ragu, 11,37Yo memilih tidak setuju, dan 3,41Yo memilih sangat tidak setuju. Gabungan dari persentase sangat setuju dengan setuju mencapai 76,96Yo0. Dengan demikian, sebagaian besar responden setuju dengan pernyataanpernyataan yang diberikan. Rerata nilai jawaban dari keseluruhan pernyataan sebesar 3,95. Jika mengacu kepada derajat vitalitas sastra yang telah dirumusakan dalam penelitian, derajat vitalitas sastra Bajo di Pulau Bungin untuk saat berada pada level cukup aman. Dapat disimpulkan juga bahwa keluarga menjadi institusi yang sangat kuat bagi keberadaan sastra Bajo di Pulau Bungin, baik pada regenerasi sastra maupun dalam penggunaannya. Regenerasi sastra cenderung menurun pada kelas usia yang lebih muda. Oleh sebab itu, daya dukung vitalitas sastra tersebut sangat diperlukan. Daya dukung yang ada berupa kuatnya institusi keluarga bagi sastra Bajo, adanya dokumentasi kesastraan, dan masih tingginya sikap positif etnis Bajo di Pulau Bungin terhadap sastranya.
Hasil dari penelitian ini didapatkan persentase dari keseluruhan variabel yang ada adalah 43,77”o memilih sangat setuju, 33,19Yo memilih setuju, 8,25Y6 memilih ragu-ragu, 11,37Yo memilih tidak setuju, dan 3,41Yo memilih sangat tidak setuju. Gabungan dari persentase sangat setuju dengan setuju mencapai 76,96Yo0. Dengan demikian, sebagaian besar responden setuju dengan pernyataanpernyataan yang diberikan. Rerata nilai jawaban dari keseluruhan pernyataan sebesar 3,95. Jika mengacu kepada derajat vitalitas sastra yang telah dirumusakan dalam penelitian, derajat vitalitas sastra Bajo di Pulau Bungin untuk saat berada pada level cukup aman. Dapat disimpulkan juga bahwa keluarga menjadi institusi yang sangat kuat bagi keberadaan sastra Bajo di Pulau Bungin, baik pada regenerasi sastra maupun dalam penggunaannya. Regenerasi sastra cenderung menurun pada kelas usia yang lebih muda. Oleh sebab itu, daya dukung vitalitas sastra tersebut sangat diperlukan. Daya dukung yang ada berupa kuatnya institusi keluarga bagi sastra Bajo, adanya dokumentasi kesastraan, dan masih tingginya sikap positif etnis Bajo di Pulau Bungin terhadap sastranya.
Detail Information
- Publisher
- Kantor Bahasa Provinsi NTB
- Tahun
- 2016
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2021-01-21T12:00:59Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah