Kedudukan dan peran Dayah di Aceh pada revolusi kemerdekaan (1945-1949)
Shabri A., Shabri A.; Wahyuni, Sri; Seno, Seno; Wibowo, Agus Budi
Keberadaan dayah di Aceh telah ada bersamaan dengan masuk dan berkembangnya agama Islam itu sendiri. dayah sebagai suatu lembaga sosial dan lembaga pendidikan Islam di aceh, telah banyak melahirkan tokoh-tokoh yang berpengaruh dan berperan dalam masa perang kolonial belanda dan masa revolusi kemerdekaan. karenanya, Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh yang dulunya bernama Balai kajian sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh, melakukan kajian dan pendokumentasian keberadaan dayah ini dalam rangka melihat keberadaan lembaga ini pada masa revolusi kemerdekaan. Diharapkan dari hasil kajian dan pendokumentasian ini dapat di gunakan sebagai" jembatan antara masalalu dengan masa kini untuk meningkatkan apresiasi generasi muda terhadap bangsanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang kedudukan dan peran Dayah pada masa revolusi kemerdekaan,menyajikan data sejarah secara faktual sebagai lembaga pendidikan Islam, dan menemukan solusi untuk mengantisipasi dan memanfaatkan Dayah seoptomal mungkin.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Jenderal Kebudayaan
- Tahun
- 2005
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2021-04-13T05:04:49Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah