Borneo: jurnal ilmu pendidikan LPMP Kalimantan Timur edisi khusus Volume XI No. 18 2017
Munifah, Munifah; Mardiani , Elsje Theodora Maasawet , Aloysius Hardoko, Mardiani; Kayatun, Kayatun; Katira, Katira; Srinanik Endang, Nanik; ST.Nurbaya, Nurbaya; Nursalim, Nursalim; Rojikan, Roji; Sutjiati Indah, Indah; Wahyuningsih Eko Yayuk, Yayuk; Marpuah, Marpuah; Rudiani, Rudiani; Zaid.Moh, Zaid; Mukafik, Mukafik; Puguh Birowo, Birowo; Tasripin, Asri
Trigonometri merupakan materi pokok yang diajarkan di
level SMA. Materi ini banyak menggunakan konsep yang
terus berkembang sehingga apabila siswa belum
menguasai konsep materi sebelumnya maka dikhawatirkan
akan mengalami kesulitan dalam materi selanjutnya.
Namun dari pegalaman terlihat banyak siswa yang
mengalami kesulitan dalam mempelajarinya. Kesulitan itu
diindikasikan adanya kesalahan dalam bentuk tulis maupun
lisan. Mengingat kenyataan tersebut, maka tulisan ini
menyajikan analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan
soal perbandingan trigonometri di kelas X-MIPA2
Semester genap di SMAN 6 Balikpapan. Analisis meliputi
jenis kesalahan dan penyebab kesalahannya. Kedua hal
tersebut didapatkan melalui tes dan wawancara.
Selanjutnya, dilakukan analisis dengan memeriksa jawaban
siswa serta hasil wancaranya. Dari 7 soal yang diberikan
pada 40 siswa, rata-rata 35,42% siswa tidak megerjakan
pada materi perbandingan trigonometri untuk sudut tumpul
dan sudut refleks, alasan yang dikemukakan siswa adalah
belum paham. Hasil analisis menunjukkan bahwa guru
disarankan selama proses pembelajaran hendaknya
menekankan penguasaan konsep. Selain itu, proses
pembelajaran aktif harus diutamakan agar konsep bisa
masuk ke long term memory.
level SMA. Materi ini banyak menggunakan konsep yang
terus berkembang sehingga apabila siswa belum
menguasai konsep materi sebelumnya maka dikhawatirkan
akan mengalami kesulitan dalam materi selanjutnya.
Namun dari pegalaman terlihat banyak siswa yang
mengalami kesulitan dalam mempelajarinya. Kesulitan itu
diindikasikan adanya kesalahan dalam bentuk tulis maupun
lisan. Mengingat kenyataan tersebut, maka tulisan ini
menyajikan analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan
soal perbandingan trigonometri di kelas X-MIPA2
Semester genap di SMAN 6 Balikpapan. Analisis meliputi
jenis kesalahan dan penyebab kesalahannya. Kedua hal
tersebut didapatkan melalui tes dan wawancara.
Selanjutnya, dilakukan analisis dengan memeriksa jawaban
siswa serta hasil wancaranya. Dari 7 soal yang diberikan
pada 40 siswa, rata-rata 35,42% siswa tidak megerjakan
pada materi perbandingan trigonometri untuk sudut tumpul
dan sudut refleks, alasan yang dikemukakan siswa adalah
belum paham. Hasil analisis menunjukkan bahwa guru
disarankan selama proses pembelajaran hendaknya
menekankan penguasaan konsep. Selain itu, proses
pembelajaran aktif harus diutamakan agar konsep bisa
masuk ke long term memory.
Detail Information
- Publisher
- LPMP Kalimantan Timur
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2022-05-23T10:33:06Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah