Konstruksi verba aktif-pasif dalam bahasa Kerinci
Yulisman, Yulisman; Wibowo, Imam Suwardi; Sinaga, Albertus; Amertawengrum, Indiyah Prana
Bahasa Kerinci berfungsi sebagai media sasrta rakyat yang umumnya diungkapkan melalui pantun, nyanyian, pepatah-petitih, dan cerita-cerita daerah Kerinci. Pemakaian bahasa tulis saat ini hampir tidak ada, walaupun dulu bahasa Kerinci pernah mengenal ortografi yang disebut Tulisan Rencong. Mengingat pentingnya Bahasa Kerinci, maka perlu dipelihara dan dibina yaitu dengan cara mewujudkan usaha pemeliharaan dengan penelitian.
Buku ini berisikan tentang bentuk, makna, serta morfofonemik dari verba aktif dan pasif dalam Bahasa Kerinci.
Buku ini berisikan tentang bentuk, makna, serta morfofonemik dari verba aktif dan pasif dalam Bahasa Kerinci.
Detail Information
- Publisher
- Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa
- Tahun
- 1995
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-01-13T07:35:13Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah