Pulau Tujuh : sejarah dan masyarakatnya pada naskah pohon perhimpunan peri perjalanan
Swastiwi, Anastasia Wiwik
Pohon Perhimpunan Peri Pe1jalanan adalah naskah Melayu yang tepat untuk meneliti kondisi sosial ekonomi masyarakat Pulau Tujuh pada masa Kerajaan Riau Lingga pada akhir abad ke-19. Dengan demikan kajian naskah tersebut diharapkan dapat menumbuhkembangkan kesadaran sejarah Pulau Tujuh dan Kepulauan Riau. Selain itu, agar nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam naskah tersebut dapat dipahami, dihayati, tersebar luas dan dijadikan sebagai acuan dalam bertingkah laku. Kajian tentang naskah kuno Melayu menjadi sesuatu yang penting dan mendesak, karena naskah kuno sebagaimana disebutkan oleh para ahli tidak hanya mengandung keindahan semata, tetapi juga pengajaran dan keagamaan yang dapat dijadikan sebagai acuan untuk mengantisipasi unurunsur kebudayaan asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa kita. Dengan demikian, kebudayaan (daerah dan nasional) yang akan dan sedang berkembang (dikembangkan) tidak lepas dari akarnya.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Nilai Budaya Tanjungpinang
- Tahun
- 2015
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-08-24T04:46:03Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography