Morfologi nomina Bahasa Bugis
Sikki, Muhammad; Mahmuddin, Andi; Muthalib, Abdul; Mahmud, Mahmud; Amin, Sjarifuddin
Bahasa Bugis merupakan salah satu bahasa daerah di Indonesia. Sampai dewasa ini bahasa Bugis tetap memegang peranan penting dalam masyarakat pendukungnya yang berjumlah Jebih kurang tigajuta orang. Penutur ash bahasa Bugis, yang mempunyai berbagai dialek menduduki sebagian besar jazirah Sulawesi Selatan, yang meliputi daerah Kabupaten Bone, Wajo, Soppeng, Sidrap, Pinrang, Pare-Pare, Barru, dan sebagian Kabupaten Maros, Pengkajene Kepulauan , Sinjai, Bulukumba, dan Luwu.
Pada waktu yang Jalu telah sering dilakukan penelitian terhadap bahasa Bugis, bai.k secara perseorangan maupun kelompok. Hasilnya, antara Jain, berupa telaah mengenai morfologi dan sintaksis (Said, 1979), mengenai morfologi kata kerja (Kaseng, 1982, dan Sannang, 1980), mengenai sistem perulangan (Kaseng, 1983), dan mengenai kata tugas (Kaseng, 1982). Setelah hasil penelitian tersebut dipelajari, ternyata bahwa masalah nomina telah disinggung, tetapi belum dibahas secara mendalam dan terperinci. Oleh karena itu, belum dapat diterangkan secara jelas dan tepat mengenai ciri, bentuk, fungsi, serta makna nomina bahasa Bugis. Dengan dilakukannya penelitian morfologi nomina bahasa Bugis ini berarti bahwa informasi mengenai struktur bahasa Bugis yang menyangkut bidang morfologi akan bertambah lengkap. Tidak mustahil bahwa informasi seperti ini dapat menarnbah wawasan kita dalam usaha mengembangkan 2 salah satu cabang linguistik perbandingan
Pada waktu yang Jalu telah sering dilakukan penelitian terhadap bahasa Bugis, bai.k secara perseorangan maupun kelompok. Hasilnya, antara Jain, berupa telaah mengenai morfologi dan sintaksis (Said, 1979), mengenai morfologi kata kerja (Kaseng, 1982, dan Sannang, 1980), mengenai sistem perulangan (Kaseng, 1983), dan mengenai kata tugas (Kaseng, 1982). Setelah hasil penelitian tersebut dipelajari, ternyata bahwa masalah nomina telah disinggung, tetapi belum dibahas secara mendalam dan terperinci. Oleh karena itu, belum dapat diterangkan secara jelas dan tepat mengenai ciri, bentuk, fungsi, serta makna nomina bahasa Bugis. Dengan dilakukannya penelitian morfologi nomina bahasa Bugis ini berarti bahwa informasi mengenai struktur bahasa Bugis yang menyangkut bidang morfologi akan bertambah lengkap. Tidak mustahil bahwa informasi seperti ini dapat menarnbah wawasan kita dalam usaha mengembangkan 2 salah satu cabang linguistik perbandingan
Detail Information
- Publisher
- Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa
- Tahun
- 1989
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-12-15T07:51:36Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah