Dramatari topeng dalang : teater-rakyat Indonesia
Soelarto, B.
Topeng-dolang ado/ah teater-rakyat yang setelah diserap
menjadi budayo-kraton (hofcultuur) sejak abad ke XVII dalam
perkembangannya menjadi puncak budaya daerah yang ikut
membentuk corak, watak Kebudayaan Indonesia yang berkepribadian Nasional. Dan mencapai puncak semaraknya pada
abad ke XIX yang hingga kini pengaruhnya tetap terlihat dalam berbagai bentuk pertunjukan kesenian-rakyat(volksverto-ningen) serta menjadi sumber inspirasi dalam penciptaan teater Indonesia. Seperti misalnya; wayang- wong, langendriyan, langen mandrawanara Serta bentuk-bentuk teater masa kini misalnyasendratari Ramayana
menjadi budayo-kraton (hofcultuur) sejak abad ke XVII dalam
perkembangannya menjadi puncak budaya daerah yang ikut
membentuk corak, watak Kebudayaan Indonesia yang berkepribadian Nasional. Dan mencapai puncak semaraknya pada
abad ke XIX yang hingga kini pengaruhnya tetap terlihat dalam berbagai bentuk pertunjukan kesenian-rakyat(volksverto-ningen) serta menjadi sumber inspirasi dalam penciptaan teater Indonesia. Seperti misalnya; wayang- wong, langendriyan, langen mandrawanara Serta bentuk-bentuk teater masa kini misalnyasendratari Ramayana
Detail Information
- Publisher
- Proyek Pengembangan Media Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-12-22T02:55:48Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah