Zamrud khatulistiwa: antologi cerita pendek berbahasa daerah tunas bahasa ibu
Kondisi daya hidup bahasa-bahasa daerah yang makin menurun menuntut adanya kebijakan yang tepat untuk melindungi dan mempertahankan kelestariannya. Melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (atau lebih dikenal dengan nama Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), keadaan itu direspons melalui kebijakan revitalisasi bahasa daerah sebagai bagian dari platform kebijakan Merdeka Belajar. Tujuan utama dari kebijakan ini adalah memberikan peluang seluasluasnya kepada para penutur bahasa-bahasa daerah, khususnya para penutur muda usia sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), untuk mempelajari dan menggunakan bahasanya secara lebih kreatif dalam konteks lingkungan yang lebih bermakna. Pembelajaran bahasa daerah dilakukan di sekolah dengan dukungan penuh dari ekosistem sekolah (guru, kepala sekolah, dan pengawas) dan di komunitas dengan melibatkan para pegiat pelestarian bahasa daerah. Dengan kata lain, Merdeka Belajar Episode Ketujuh Belas: Revitalisasi Bahasa Daerah (MB-17: RBD) ini dilaksanakan dengan menerapkan prinsip gotong royong untuk mencapai tujuan bersama
Detail Information
- Publisher
- Pusat Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan Sastra
- Tahun
- 2023
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-10-17T04:21:22Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah