Pola pengasuhan anak secara tradisional di Kelurahan Moro daerah Riau
Winoto, Gatot; Kadir, Nyat; Nur, M.; Riyanto, Selamat; Zainab, Syarifah
Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui mengenai beberapa hal yang penting, yaitu bagi masyarakat Melayu; 1) pendidikan agama ditekankan dari pada pendidikan umum, bahkan orang Melayu identik dengan Islam; 2) pada waktu magrib harus berada di rumah; 3) tidak boleh tidur menjelang magrib; 4) upacara untuk anak dilakukan pada waktu kandungan berumur 7 bulan serta setelah bayi lahir ;5) Perkawinan adalah suatu kewajiban bagi seorang seorang laki-laki maupun perempuan; 6) orang tua harus selalu dihormati; 7) apabila ada bayi lahir akan diazankan untuk bayi laki-laki, dan akan dikamatkan bagi bayi perempuan.
Masyarakat Melayu menilai suatu kebaikan terhadap anak adalah dilihat pada kepatuhannya; dimana anak yang dianggap baik harus melakukan segala sesuatu yang diperintahkan oleh orang tua maupun kerabatnya yang lebih tua baik dalam menentukan pilihan hidupnya, dan bahkan terhadap pasangannya, keterlibatan pihak orang tua ataupun kerabat masih terasa Lebih-lebih pada masa dahulu seakan-akan semua keputusan ada pada orang tua, karena antara kaum laki-laki dengan perempuan yang masih sama remaja tidak boleh berkawan secara akrab, sehingga jarang yang saling mengenal. Akan tetapi hal itu pada saat ini sudah mulai berubah, dimana orang tua tidak begitu jauh keterlibatannya dalam masalah pemilihan jodoh, asalkan beragama Islam serta bertanggung jawab.
Masyarakat Melayu menilai suatu kebaikan terhadap anak adalah dilihat pada kepatuhannya; dimana anak yang dianggap baik harus melakukan segala sesuatu yang diperintahkan oleh orang tua maupun kerabatnya yang lebih tua baik dalam menentukan pilihan hidupnya, dan bahkan terhadap pasangannya, keterlibatan pihak orang tua ataupun kerabat masih terasa Lebih-lebih pada masa dahulu seakan-akan semua keputusan ada pada orang tua, karena antara kaum laki-laki dengan perempuan yang masih sama remaja tidak boleh berkawan secara akrab, sehingga jarang yang saling mengenal. Akan tetapi hal itu pada saat ini sudah mulai berubah, dimana orang tua tidak begitu jauh keterlibatannya dalam masalah pemilihan jodoh, asalkan beragama Islam serta bertanggung jawab.
Detail Information
- Publisher
- Proyek Penelitian Pengkajian dan Pembinaan Nilai-nilai Budaya
- Tahun
- 1992
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-23T04:50:36Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography