• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. Global Darussalam Academy
  2. Katalog
  3. Seminar Estetik Galeri Nasional Indonesia #2 2015 "Larut" : ...
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Seminar Estetik Galeri Nasional Indonesia #2 2015 "Larut" : seni, pengalaman dan pengetahuan

Fauji, Fuad; Widyanarko, Putut

"Seni, Pengalaman, dan Pengetahuan" merupakan hal yang inheren dalam estetika. lstilah estetika adalah hal yang baru, di Barat sekalipun, karena dalam kamus bahasa lnggris, kata itu baru pada tahun 1830 tertera. Di Jerman, kata estetika, asalnya dimulai oleh Alexander Gottlieb Baumgarten, itu pun baru abad ke-16 atau sekitar tahun 1735. lstilah estetika, yang dalam bahasa lnggrisnya juga merupakan turunan dari kata dalam bahasa Yunani Antik yaitu, aisthetikos yang artinya, 'penyerapan inderawi' atau segala ha! yang diserap oleh indera. Tentunya, ketika panca indera kita menyerap objek-objek dunia, dan kemudian menjadikannya pengetahuan yang memberi kesadaran tentang kehadiran dunia, itu merupakan suatu hal yang dasar bagi pengetahuan. Dan pengetahuan apapun, berpijak pada fenomena estetik. Karena ilmu pengetahuan atau science yang mensistemisasikan, itu kemudian membuat suatu pembuktian-pembuktian tentang fenomena alam, dan menghasilkan hukum-hukum yang, itu pun berpijak pada hal-hal yang sifatnya empiris, yang inderawi. Dan justru membatasi objeknya itu pada penyerapan inderawi tadi.
Detail Information
Publisher
Galeri Nasional Indonesia
Tahun
2015
Bahasa
id
Last Updated
2024-01-24T03:02:10Z
Subjects / Keywords
Penelitian Seni rupa
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

Global Darussalam Academy
Global Darussalam Academy
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 10.221
Online: 10.221 Onsite: 0
Bulan ini 241.385
Online: 240.687 Onsite: 698
Total 531.624
Online: 522.877 Onsite: 8.747

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar