Upacara tradisional Labuhan Kraton Yogyakarta
Sumarsih, Sri; Suhatno, Suhatno; Maharkesti, R.A.
Yogyakarta sering dikenal dengan sebutan kota budaya ternyata telah menarik perhatian orang, baik yang berada di dalam negeri maupun wisatawan manca negara. Mereka berdatangan di Yogyakarta juga ingin melihat secara langsung kota ini karena namanya telah mencuat tenar dalam kancah perjuangan mengusir penjajahan.
Kraton Yogyakarta yang dibangun sejak tahun 1755 M sampai sekarang masih tetap lestari. Dari Kraton ini bermuara nilai-nilai luhur budaya bangsa kita. Keunikan yang berlaku di Kraton Yogyakarta dengan upacara-upacara tradisionalnya seperti Sekaten, Siraman Pusaka, Upacara Labuhan masih terus dipelihara dengan baik. Hal itu telah menarik perhatian mereka.
Kraton Yogyakarta yang dibangun sejak tahun 1755 M sampai sekarang masih tetap lestari. Dari Kraton ini bermuara nilai-nilai luhur budaya bangsa kita. Keunikan yang berlaku di Kraton Yogyakarta dengan upacara-upacara tradisionalnya seperti Sekaten, Siraman Pusaka, Upacara Labuhan masih terus dipelihara dengan baik. Hal itu telah menarik perhatian mereka.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional
- Tahun
- 1989
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-16T02:39:39Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah