Ajaran organisasi penghayat kepercayaan terhadap tuhan yang maha esa: aku sejatimu
Istiasih, Istiasih; Hartini, Sri
Ajaran Paguyuban Aku Sejatimu pertama kali diterima oleh Almarhum Bapak Marsam kurang lebih pada tahun 1940 Beliau dilahirkan di Kota Ponorogo, Jawa Timur. Melalui petunjuk ajaran diterima dalam bentuk ratu kembar yang berada disebelah dada kanan dan sebelah dada kiri Hal ini mengandung makna bahwa dada sebelah kanan adalah pemusatan atau batin. sedangkan dada sebelah kiri, yakni dua jari dari dada merupakan suara sebenarnya. Ratu kembar tersebut, kemudian menurunkan suatu pengertian yaitu empat suara yang telah dimiliki oleh manusia yang terdiri
dari: a suara hati, b. suara gangguan, c suara batin, d suara sebenarnya
dari: a suara hati, b. suara gangguan, c suara batin, d suara sebenarnya
Detail Information
- Publisher
- Proyek Inventarisasi Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
- Tahun
- 1996
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-02-01T08:18:22Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography