Patung pangulu balang di daerah Batak Sumatera Utara
Lubis, A. Mukti; Jusuf, Sulaiman; Butar-butar, Tio Minar; Malau, Maniur
Suku Batak terbagi atas 5 (lima) sub suku bangsa, yaitu suku Batak Karo, Simalungun, Batak Toba, Batak Angkola/Mandailing dan Batak Pakpak Dairi. Kelima sub suku Batak tersebut memiliki kekhususan dan banyak persamaan-persamaan dalam bidang kebudayaan. Salah satu unsur persamaan kebudayaan yang dimiliki kelima sub suku bangsa Batak tersebut adalah dalam hal pembuatan dan kepercayaan terhadap Patung Pangulubalang. patung Pangulubalang ini dibuat sebagai panglima atau pendekar dalam peperangan untuk mengadakan perlawanan atau serangan kepada pihak musuh dengan mempergunakan ilmu magic/gaib, di samping itu dapat juga merusak dan membunuh. Patung Pangulubalang dapat berfungsi sebagai pagar (penjaga/pelindung) pada sebuah kampung dari orang-orang yang bermaksud jahat, serangan musuh agar jangan terjadi kerusakan-kerusakan atau malapetaka terhadap kampung atau marga pemilik Pangulubalang tersebut. Juga berfungsi untuk mencegah teJjadinya penyakit menular seperti kolera dan lain sebagainya.
Detail Information
- Publisher
- Proyek Pengembangan Permuseuman Sumatera Utara
- Tahun
- 1984
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-02-02T06:50:09Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography