Dampak perkembangan pendidikan terhadap kehidupan sosial budaya masyarakat pedesaan di Sulawesi Tengah
Madauna, Supri; Wunbu, Indra B.; Hamid, Ilyas Abd.; Noor, Suyuti A; Hasan, Hasan; Lamaruangi, Nadjemuddin
Dari hasil penelitian tentang dampak pengembangan pendidikan terhadap kehidupan sosial budaya masyarakat daerah Sulawesi Tengah dapat ditarik suatu kesimpulan sebagai berikut :
1. Pengembangan Pendidikan telah menyentuh masyarakat di daerah Sulawesi Tengah dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Hal ini didukung oleh berbagai faktor, antara lain lancarnya komunikasi dari tempat ke tempat lainnya.
2. Dampak Pengembangan Pendidikan secara positif tampak dalam pengendalian perkembangan penduduk, Masyarakat telah menyadari bahwa bila anggota keluarga {anak) cukup banyak, sangat sulit memenuhi pendidikannya. Masyarakat beranggapan betapa pentingnya pendidikan untuk setiap anggota keluarga.
3. Di lihat dari stuktur dan komposisi keluarga, ternyata terjadi sedikit pergeseran peran anggota keluarga. lbu sebagai pengatur urusan dalam rumah tangga sudah sering pula melaksanakan tugas-tugas ayah sebagai kepala rumah tangga, mencari nafkah, menghidupi keluarga. Demikian pula anak yang telah besar. Ia ikut pula dalam urusan-urusan keluarga, termasuk memilih pasangan hidupnya. Masalah terakhir ini bukan lagi semata-mata pilihan orang tua.
4. Keakraban hubungan antara anggota keluarga menunjukkan perusahaan. Pertemuan anggota keluarga di rumah dalam waktu yang sangat singkat karena setiap anggota keluarga tenggelam dalam kesibukannya masing-masing.
1. Pengembangan Pendidikan telah menyentuh masyarakat di daerah Sulawesi Tengah dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Hal ini didukung oleh berbagai faktor, antara lain lancarnya komunikasi dari tempat ke tempat lainnya.
2. Dampak Pengembangan Pendidikan secara positif tampak dalam pengendalian perkembangan penduduk, Masyarakat telah menyadari bahwa bila anggota keluarga {anak) cukup banyak, sangat sulit memenuhi pendidikannya. Masyarakat beranggapan betapa pentingnya pendidikan untuk setiap anggota keluarga.
3. Di lihat dari stuktur dan komposisi keluarga, ternyata terjadi sedikit pergeseran peran anggota keluarga. lbu sebagai pengatur urusan dalam rumah tangga sudah sering pula melaksanakan tugas-tugas ayah sebagai kepala rumah tangga, mencari nafkah, menghidupi keluarga. Demikian pula anak yang telah besar. Ia ikut pula dalam urusan-urusan keluarga, termasuk memilih pasangan hidupnya. Masalah terakhir ini bukan lagi semata-mata pilihan orang tua.
4. Keakraban hubungan antara anggota keluarga menunjukkan perusahaan. Pertemuan anggota keluarga di rumah dalam waktu yang sangat singkat karena setiap anggota keluarga tenggelam dalam kesibukannya masing-masing.
Detail Information
- Publisher
- Proyek Pengkajian dan Pembinaan Nilai-nilai Budaya Sulawesi Tengah
- Tahun
- 1994
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-02-05T02:02:51Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah