• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. Global Darussalam Academy
  2. Katalog
  3. Dampak sosial budaya akibat menyempitnya lahan pertanian des...
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Dampak sosial budaya akibat menyempitnya lahan pertanian desa Sribandung Propinsi Sumatera Selatan

Zulfa, Abdul Muin; Indrajaya, Indrajaya; Ahmad, Nangsari

1. Perubahan yang pasti terjadi sebagai akibat penyempitan lahan pertanian adalah berubahnya cara bertani "berladang" menjadi bertani "menetap". Ini ter jadi karena lahan yang dimiliki amat sempit dan tidak mungkin pindah-pindah lagi. Lokasi pertanian penduduk Sribandung sebagian ada yang tetap di daerah desa Sribandung karena masih memiliki sisa lahan, tetapi ada sebagian penduduk yang mencari lahan dengan cara "pancung tebang alas" di desa lain dan mengusahakan lahan tersebut secara rnenetap. Oleh karena itu tanah diolah terus-menerus sehingga caranya intensif daripada cara bertani berladang.
2. Walaupun lahan pertanian semakin sempit, namun belum terlihat gejala atau kecenderungan petani mengubah jenis tanaman sesuai dengan lahan sempit. Punahnya kayu berkualitas tinggi (unglen) dan kayu bakar berkualitas baik (pelawan) menyebabkan hilangnya sumber mata pencaharian tambahan penduduk Sribandung.
3. Akibat lebih lanjut dari sulitnya kayu untuk membangun rumah bagi penduduk dan harga kayu untuk rumah relatif tinggi jika dibanding dengan tingkat pendapatan penduduk, maka dua tahun terakhir ini penduduk membangun rumah dari batu bata dengan ukurannya lebih kecil, daripada ukuran sebelum penyempitan lahan. Hal ini dapat dipastikan ada kaitan dengan penyempitan lahan yang mengakibatkan punahnya jenis pohon yang biasa digunakan penduduk Sribandung untuk
membangun rumah.
4 . Pada saat ini, belum terlihat penduduk secara berencana mengalihkan fungsi sisa lahan yang ada kepada fungsi lain. Besar kemungkinan sisa lahan yang ada sekarang akan menjadi lokasi pembangunan rumah penduduk di masa mendatang. Hal ini didukung oleh kenyataan bahwa tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi dan tidak ada lahan lain untuk lokasi perumahan.
5. Tingkat mobilitas penduduk menjadi lebih tinggi dalam usaha mereka untuk memenuhi kebutuhan. Karena tipe mobilitasnya tidak penuh, yaitu ada yang migrasi itu bapak saja, atau ada bapak-ibu saja sedangkan anak-anak mereka tinggal di Sribandung, maka dalam masyarakat terdapat pergeseran fungsi orangtua kepada anggota keluarga lainnya.
6. Perubahan sumber penghasilan secara nyata terjadi pada sebagian kecil penduduk, yaitu penduduk yang menjadi buruh pada PTP XXI/XXII. Yang penting adalah tambahan sistem kerja penduduk dari kerja secara tradisional menjadi kerja yang formal, yaitu perburuhan.
7. Penguasaan lahan oleh PTP XXI/XXII melalui rencana Pemerintah. Namun, prosedur penguasaan lahan telah menimbulkan rasa tidak puas penduduk Sribandung. Rasa ketidakpuasan itu telah membawa solidaritas penduduk yang lebih tinggi dan mereka tidak menerima ganti rugi yang diberikan pemerintah.
Detail Information
Publisher
Bagian Proyek Inventarisasi dan Pembinaan Nilai-nilai Budaya Propinsi Sumatera Selatan
Tahun
1991
Bahasa
id
Last Updated
2024-02-05T02:48:30Z
Subjects / Keywords
Kearifan lokal Masyarakat Adat Penelitian kebudayaan
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

Global Darussalam Academy
Global Darussalam Academy
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 2.428
Online: 2.428 Onsite: 0
Bulan ini 74.631
Online: 74.128 Onsite: 503
Total 364.870
Online: 356.318 Onsite: 8.552

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar