Dasawarsa Museum Negeri Propinsi Sumatera Selatan "Balaputra Dewa"
Alam, Syamsir; Taufik, Muhamad; Heryani, Yenny
1. Museum Negeri Propinsi Sumatera Selatan "Balaputra Dewa" didirikan di daerah Propinsi Sumatera Selatan merupakan suatu kebutuhan yang dianggap penting untuk melestarikan budaya daerah dan nasional. Sehingga pemerintah pusat dan daerah bekerjasama menyediakan sarana dan prasarana sampai berdirinya museum ini di Jalan Srijaya I No. 288 Km SY2 Palembang.
2 . Setelah beberapa tahun beroperasi museum ini baru mempunyai nama yaitu Balaputra Dewa. Nama ini diambil dari nama salah seorang raja Sriwijaya yang terdapat pada prasasti Nalanda di India yang berkuasa pada abad IX Masehi. Dan merupakan hasil usulan dari Bidang Permuseuman Sejarah dan Kepurbakalaan Kanwil Depdikbud Propinsi Sumatera Selatan yang bekerjasama dengan Museum Negeri Propinsi Sumatera Selatan dengan persetujuan dari pemerintah pusat berupa surat keputusan.
3. Perkembangan Museum Negeri Propinsi Sumatera Selatan "Balaputra Dewa" se lama sepuluh tahun ditinjau dari segi fisik dan non fisik. Dari segi fisik terjadi perubahan berupa penambahan taman, pemasangan keramik dilantai bangunan, pemasangan kon blok pada halaman dan jalan dan lain-lain. Sedangkan dari segi non fisik terjadi peningkatan dan penambahan . Misalnya : adanya penambahan karyawan dari 29 orang dan sekarang menjadi sekitar 60 orang, demikian juga peningkatan dana rutin dan proyek setiap tahunnya, penambahan jumlah koleksi dari 1.992 buah menjadi 3.083 buah, tata pameran dari pada mulanya tidak mempunyai alur cerita sekarang mengikuti alur cerita, yaitu menurut pembabakan jaman, dan pengunjung yang selama ini hanya berasal dari masyarakat kota Palembang saja sekarang menjadi perhitungan masyarakat luar, terutama rombongan pejabat dinas dan instansi, sehingga jumlah pengunjung meningkat.
2 . Setelah beberapa tahun beroperasi museum ini baru mempunyai nama yaitu Balaputra Dewa. Nama ini diambil dari nama salah seorang raja Sriwijaya yang terdapat pada prasasti Nalanda di India yang berkuasa pada abad IX Masehi. Dan merupakan hasil usulan dari Bidang Permuseuman Sejarah dan Kepurbakalaan Kanwil Depdikbud Propinsi Sumatera Selatan yang bekerjasama dengan Museum Negeri Propinsi Sumatera Selatan dengan persetujuan dari pemerintah pusat berupa surat keputusan.
3. Perkembangan Museum Negeri Propinsi Sumatera Selatan "Balaputra Dewa" se lama sepuluh tahun ditinjau dari segi fisik dan non fisik. Dari segi fisik terjadi perubahan berupa penambahan taman, pemasangan keramik dilantai bangunan, pemasangan kon blok pada halaman dan jalan dan lain-lain. Sedangkan dari segi non fisik terjadi peningkatan dan penambahan . Misalnya : adanya penambahan karyawan dari 29 orang dan sekarang menjadi sekitar 60 orang, demikian juga peningkatan dana rutin dan proyek setiap tahunnya, penambahan jumlah koleksi dari 1.992 buah menjadi 3.083 buah, tata pameran dari pada mulanya tidak mempunyai alur cerita sekarang mengikuti alur cerita, yaitu menurut pembabakan jaman, dan pengunjung yang selama ini hanya berasal dari masyarakat kota Palembang saja sekarang menjadi perhitungan masyarakat luar, terutama rombongan pejabat dinas dan instansi, sehingga jumlah pengunjung meningkat.
Detail Information
- Publisher
- Bagian Proyek Pembinaan Permuseum Sumatera Selatan, Direktorat Jenderal Kebudayaan
- Tahun
- 1995
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-12-20T02:28:06Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah