Pertanggalan dan arsitektur bangunan Gedingsuro
Utomo, Bambang Budi
Perhatian terhadap tinggalan budaya masa lampau di Situs Gedingsuro telah dimulai sejak awal tahun 1930-an, yaitu olch Lunig, Qestenenk, dan Schnitger. Setelah hampir 20 tahun tidak diteliti, kemudian pada tahun 1953 sebuah tim dari Dinas Purbakala melakukan peninjauan ke Situs Gedingsuro.
Sampai dengan tahun 1953 peninjauan Situs Gedingsuro masih menghutan dengan runtuhan bangunannya ditumbuhi semak belukar.
Perhatian terhadap tinggalan budaya masa lampau di Situs Gedingsuro baru dimulai lagi pada tahun 1973, yaitu oleh sebuah tim kerjasama Lembaga Purbakala dan Peninggalan Nasional dengan The University of Pennsylvania Museum. Tim kerjasama ini melakukan survei dan ekskavasi di antara runtuhan bangunan Gedingsuro dan di luar kelompok bangunan tersebut. Hasil penelitian tim ini adalah bahwa kompleks bangunan di Situs Gedingsuro berasal dari abad ke-14-16 Masehi dan mendapat pengaruh Majapahit.
Setelah lama tidak diperhatikan, kemudian pada tahun 1977 sebuah tim ditugaskan melakukan studi kelayakan arkeologi untuk tujuan pemugaran. Hasil kerja tim ini kemudian ditindak lanjuti dcngan melakukan pemugaran di dua tempat, yaitu di Kompleks Makam Gedingsuro dan Makam Panembahan.
Meskipun bangunan-bangunan di Gedingsuro telah lama dipugar, namun telaah yang khusus mengenai arsitektur Gedingsuro belum pernah dilakukan, apalagi diterbitkan dalam sebuah monografi yang spesifik. Dalam kesempatan ini, melalui Dana Proyek Peningkatan Penelitian Arkeologi tahun anggaran 2001, sebuah tim yang terdiri dari Soeroso Mp., M.Hum (penanggungjawab), Drs. Bambang Budi Utomo dan Lien Dwiati Ratnawati, M.Hum. (peneliti/analis), Tatang Nasoha dan Priyo Panunggul (teknisi), melakukan analisis dan penulisan
monografi mengenai Situs Gedingsuro dengan bangunan-bangunannya yang selama ini belum pernah dilakukan.
Pekerjaan analisis dan penulisan laporan menjadi sebuah naskah yang siap terbit dilakukan sejak 11 September hingga 1 Oktober 2001 selama 20 hari kerja. Data lapangan dikumpulkan dari laporan-laporan penelitian arkeologi Palembang tahun 1988-1992 ditambah dengan kajian kepustakaan yang tentunya relevan dengan obyek penelitian.
Sampai dengan tahun 1953 peninjauan Situs Gedingsuro masih menghutan dengan runtuhan bangunannya ditumbuhi semak belukar.
Perhatian terhadap tinggalan budaya masa lampau di Situs Gedingsuro baru dimulai lagi pada tahun 1973, yaitu oleh sebuah tim kerjasama Lembaga Purbakala dan Peninggalan Nasional dengan The University of Pennsylvania Museum. Tim kerjasama ini melakukan survei dan ekskavasi di antara runtuhan bangunan Gedingsuro dan di luar kelompok bangunan tersebut. Hasil penelitian tim ini adalah bahwa kompleks bangunan di Situs Gedingsuro berasal dari abad ke-14-16 Masehi dan mendapat pengaruh Majapahit.
Setelah lama tidak diperhatikan, kemudian pada tahun 1977 sebuah tim ditugaskan melakukan studi kelayakan arkeologi untuk tujuan pemugaran. Hasil kerja tim ini kemudian ditindak lanjuti dcngan melakukan pemugaran di dua tempat, yaitu di Kompleks Makam Gedingsuro dan Makam Panembahan.
Meskipun bangunan-bangunan di Gedingsuro telah lama dipugar, namun telaah yang khusus mengenai arsitektur Gedingsuro belum pernah dilakukan, apalagi diterbitkan dalam sebuah monografi yang spesifik. Dalam kesempatan ini, melalui Dana Proyek Peningkatan Penelitian Arkeologi tahun anggaran 2001, sebuah tim yang terdiri dari Soeroso Mp., M.Hum (penanggungjawab), Drs. Bambang Budi Utomo dan Lien Dwiati Ratnawati, M.Hum. (peneliti/analis), Tatang Nasoha dan Priyo Panunggul (teknisi), melakukan analisis dan penulisan
monografi mengenai Situs Gedingsuro dengan bangunan-bangunannya yang selama ini belum pernah dilakukan.
Pekerjaan analisis dan penulisan laporan menjadi sebuah naskah yang siap terbit dilakukan sejak 11 September hingga 1 Oktober 2001 selama 20 hari kerja. Data lapangan dikumpulkan dari laporan-laporan penelitian arkeologi Palembang tahun 1988-1992 ditambah dengan kajian kepustakaan yang tentunya relevan dengan obyek penelitian.
Detail Information
- Publisher
- Bagian Proyek Penelitian dan Pengembangan Arkeologi
- Tahun
- 2002
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-02-06T02:02:31Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah