Fungsi keluarga dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jawa Barat
Utja, Djuariah M.; Basri, Muhammad; Herlinawati, Lina; Rosmana, Tjetjep; Tresnawati, Yeti; Purnama, Yuzar; R., Enden Irma; Supriatna, Endang
Cara berfikir masyarakat desa Pinggirsari dan desa-desa sekitarnya, tradisi memegang peranan penting, sehingga seringkali derap langkah dalam mengikuti laju pembangunan menghadapi hambatan. Kelompok generasi tua, yang pendidikan formalnya, relatif rendah, berorientasi ke masa kini. Apa yang sekarang menjadi miliknya itulah yang seharusnya menjadi milik turunannya. Jika orang tua sebagai buruh tani, maka kehidupan anaknya masih di sekitar buruh tani. Hal tersebut diperkuat dengan munculnya pernyataan-pernyataan seperti : anak bulu taneuh moal jadi anak kantoran, sehingga harapan-harapan dan cita-cita yang dikembangkan pada turunannya selalu disekitar itu. Dalam prakteknya pola pengasuhan yang berkaitan dengan memperkenalkan jenis pekerjaan yang sebaiknya dikerjakan oleh anak-anak, akan berkisar pekerjaan yang ditekuni orang tua. Jika orang tua pedagang, maka anaknya sejak kecil akan diperkenalkan dengan usaha itu. Jika orang tuanya petani yang memiliki sawah yang luas, dididik bagaimana menangani masalah penggarapan sawah dan lain-lain.
Detail Information
- Publisher
- Bagian Proyek Pengkajian dan Pembinaan Nilai-nilai Budaya Jawa Barat, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
- Tahun
- 1995
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-15T06:26:07Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah