Sekilas koleksi hampatung di Museum Negeri Propinsi Kalimantan Tengah Balanga
Yadi, Muhammad; Rampai, Kiwok; Rangin, Dium; Utami, Sri
Museum Negeri Propinsi Kalimantan Tengah "Balanga" memiliki beberapa jenis patung, yang berdasarkan fungsinya dapat dikatagorikan menjadi beberapa macam, atanra lain: hampatung karuhei, sapundu, penyang, dan luhing munduk (pahatan sandung). Hampatung Karuhei adalah patung-patung yang dipahat dari bahan kayu, tulang, bambu atau rotan, yang menggambarkan manusia, hewan, dan makluk-mahluk lain yang menakutkan. Dilihat dari fungsinya maka hampatung karuhei biasanya digunakan masyarakat untuk keperluan yang berhubungan dengan akti vitas sehari-hari, seperti : pertanian (penanaman padi), perdagangan, kekayaan, penangkapan ikan, pembuatan barang anyaman, kekebalan (peperangan), penyembuhan penyakit, dan lain-lain. Oleh orang-orang Dayak, patung-patung mini ini disimpan di dalam rumah dan ditempatkan pada tempat-tempat yang dianggap terhormat, seperti di dalam : Sambang Garantung (Gong), sangku, atau di dalam rambat (keranjang tradisional). Penempatan di tempat-tempat tersebut di atas disesuaikan dengan fungsi dan tujuan dari eksestensi patung tersebut, misalnya untuk tujuan perkawinan atau agar panen yang diharapkan dapat menjadi behasil maka patung tersebut biasanya ditempatkan di dalam sangku yangjuga diisi dengan beras.
Detail Information
- Publisher
- Bagian Proyek Pembinaan Permuseuman Kalimantan Tengah
- Tahun
- 1993
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-02-15T01:06:45Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah