• Home
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Select Language : Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
  1. Global Darussalam Academy
  2. Katalog
  3. Koleksi kain tenun tradisional suku rejang museum negeri pro...
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Koleksi kain tenun tradisional suku rejang museum negeri propinsi Bengkulu

Barus, Kinata

Kain tenun Rejang tradisional Rejang Lebong merupakan warisan budaya daerah yang menunjang kebudayaan Nasional untuk memperkokoh Ketahanan Nasional. Untuk mereproduksi kain tenun seperti halnya zaman dahulu sangat sulit karena dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pada zaman prasejarah dan zaman sejarah yang ditandai dengan pengaruh kebudayaan Hindu, Budha dan Islam merupakan masa-masa gemilang bagi pertenunan Rejang Lebong. Pada masa penjajahan Inggris dan Belanda perkembangan tekstil di Eropa, dan masyarakat dipaksa untuk menanam kopi, lada, dan cengkeh untuk kepentingan kolonial tersebut maka kegiatan bertenun makin lama makin terlupakan oleh masyarakat.
Pada masa penjajahan Jepang, demi kepentingan perangnya seluruh potensi masyarakat dikerahkan sehingga pertenunan sudah dilupakan. Pada saat itu kebutuhan sandang dibuat dari kulit kayu.
Pada Saat setelah perang kemerdekaan perhatian pemerintah adalah menstabilkan negara dan juga untuk kebutuhan sandang diarahkan kepada perindustrian tekstil modern. Kebudayaan daerah adalah merupakan penunjang kebudayaan Nasional maka pada saat sekarang perlu digalakkan kembali.
Detail Information
Publisher
Museum Negeri Propinsi Bengkulu, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Tahun
1991
Bahasa
id
Last Updated
2024-01-16T01:52:06Z
Subjects / Keywords
Museum Cagar Budaya
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

Global Darussalam Academy
Global Darussalam Academy
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 7.935
Online: 7.935 Onsite: 0
Bulan ini 110.508
Online: 109.866 Onsite: 642
Total 400.747
Online: 392.056 Onsite: 8.691

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Where do you want to share?
Beranda OPAC Login Daftar