Wayang menak sasak
Mariah, Emiliana; Bawono, Rochtri Agung; Sudarma, I Wayan; Putra, Ketut Sudharma; Suardina, I Wayan; Wahyuni, A.A.A. Rai; Budiasa, I Made
Bersumber dari Serat Menak inilah akhirnya muncul kebudayaan baru yang disebut Wayang Menak. Nama tokoh-tokohnya berbeda dengan tokoh pewayangan dalam Mahabharata dan Ramayana serta memiliki tujuan untuk dakwah Islam selain sebagai hiburan semata. Wayang Menak ini sekarang masih berkembang di beberapa daerah yaitu Yogyakarta, Surakarta, Kebumen, Cirebon, Bojonegoro, dan Sasak Lombok. Hingga sekarang terdapat berbagai macam bentuk kesenian Wayang Menak antara lain wayang kulit, wayang golek menak (boneka), sendratari menak (Beksa Golek Menak), Wayang Wong Menak, dan lain-lain.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Nilai Budaya Badung
- Tahun
- 2012
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-02-21T07:38:32Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah