Pembinaan budaya dalam lingkungan keluarga daerah Sumatera Selatan
Ramlan, Eddy; Heryani, Yenny; Indrajaya, Indrajaya
Masyarakat di daerah Sumatera Selatan, khususnya di lokasi penelitian, umumnya terbagi atas berbagai lapisan sosial, ekonomi, dan pendidikan. Pertama, masyarakat golongan atas, kedua masyarakat golongan menengah, dan ketiga masyarakat golongan bawah. Hal ini dapat dilihat dari pola kehidupan mereka sehari- hari. Di antara mereka ada yang menempati rumah permanen, namun ada pula yang menempati rumah-rumah panggung yang keadaannya dapat dikategorikan "tidak layak huni". Terutama bila ditinjau dari segi kesehatan, sulit sekali bagi mereka untuk mendapatkan air bersih serta lingkungan yang sama sekali tidak sehat.
Walaupun demikian, perbedaan status sosial-ekonomi di antara mereka tidak menjadikan jurang pemisah antara mereka. Hal ini dapat dilihat dari kehidupan mereka sehari-hari, di mana kerukunan antara tetangga sangat diperhatikan. Begitu pula di Kabupaten Bangka, kerukunan antartetangga dapat dilihat dari pergaulan antara warga pribumi dengan nonpribumi. Mereka hidup berdampingan dan saling hormat menghormati.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tipe keluarga atau macam kesatuan keluarga yang utama dan dominan pada masyarakat di desa penelitian adalah tipe keluarga luas. Pada umumnya masyarakat di Desa Pejem, Kelurahan 2 Ulu dan di Sekayu masih menganut adat uxorilokal yaitu pengantin menetap di kediaman istri. Walaupun demikian beberapa di antara mereka yang sudah mampu berdiri sendiri telah menempati rumah sendiri atau rumah kontrakan.
Walaupun demikian, perbedaan status sosial-ekonomi di antara mereka tidak menjadikan jurang pemisah antara mereka. Hal ini dapat dilihat dari kehidupan mereka sehari-hari, di mana kerukunan antara tetangga sangat diperhatikan. Begitu pula di Kabupaten Bangka, kerukunan antartetangga dapat dilihat dari pergaulan antara warga pribumi dengan nonpribumi. Mereka hidup berdampingan dan saling hormat menghormati.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tipe keluarga atau macam kesatuan keluarga yang utama dan dominan pada masyarakat di desa penelitian adalah tipe keluarga luas. Pada umumnya masyarakat di Desa Pejem, Kelurahan 2 Ulu dan di Sekayu masih menganut adat uxorilokal yaitu pengantin menetap di kediaman istri. Walaupun demikian beberapa di antara mereka yang sudah mampu berdiri sendiri telah menempati rumah sendiri atau rumah kontrakan.
Detail Information
- Publisher
- Proyek Penelitian Pengkajian dan Pembinaan, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
- Tahun
- 1993
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-12T03:05:58Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah