Sistim gotong royong dalam masyarakat pedesaan daerah Nusa Tenggara Timur
Kana, Ch.; Kopong, Elias; Soh, Andre Z; Koehuan, M.
Akibat kemajuan pendidikan dan pembangunan dalam arti luas terjadilah pergeseran nilai-nilai budaya dalam masyarakat. Karena sistem gotong royong adalah bagian dari pada kebudayaan maka nilai budaya dalam sistem, gotong royong itu pun turut mengalami perubahan dan pergeseran.
Di daerah pedesaan di Nusa Tenggara Timur hal itupun terjadi walaupun belum dapat menghilangkan sistem gotong royong tersebut. Tetap bertahan dan tidak musnahnya sistim-gotong royong tersebut adalah karena akar-akarnya sangat kuat dan dalam tertanam dalam kehidupan masyarakat. jadi sudah membudaya dan dipraktekkan selama bertahun-tahun. Ditinjau dari segi gotong royong, dapat dikatakan seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat berakar pada sistim gotong royong itu.
Kemajuan pendidikan, pembangunan dan teknologi yang dilaksanakan dengan giat oleh pemerintah diterima dengan baik pula oleh masyarakat. Kenyataan menunjukkan bahwa nilai-nilai gotong royong itu mengalami perubahan karena kemajuan itu tadi. Akan tetapi tidaklah berarti bahwa kemajuan itu memusnahkan sistim gotong royong melainkan sempat merubah beberapa segi saja dari sistim tersebut. Kemajuan pendidikan, pembangunan dan teknologi agaknya terlalu deras berkembang dalam masyarakat sehingga masyarakat belum sempat mengadakan penyesuaian dengan baik. Hal inilah rupanya yang menyebabkan goyahnya sendi-sendi gotong royong itu . Hal mana nampak dalam perubahan-perubahan yang telah disebutkan. Gotong royong, kemajuan pembangunan, pendidikan dan teknologi sebenarnya adalah unsur-unsur yang turut memperkuat sendi-sendi masyarakat Indonesia. Semua unsur-unsur harus dapat berkembang sejajar dan serasi untuk menciptakan suatu hari depan yang gemilang. Oleh karena itu antara semua unsur-unsur itu dalam perkembangannya harus diusahakan suatu keserasian dan persesuaian dengan memberikan kesempatan beradaptasi dan berintegrasi. Dengan demikian sistim gotong-royong diharapkan menjadi faktor penunjang pembangunan.
Di daerah pedesaan di Nusa Tenggara Timur hal itupun terjadi walaupun belum dapat menghilangkan sistem gotong royong tersebut. Tetap bertahan dan tidak musnahnya sistim-gotong royong tersebut adalah karena akar-akarnya sangat kuat dan dalam tertanam dalam kehidupan masyarakat. jadi sudah membudaya dan dipraktekkan selama bertahun-tahun. Ditinjau dari segi gotong royong, dapat dikatakan seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat berakar pada sistim gotong royong itu.
Kemajuan pendidikan, pembangunan dan teknologi yang dilaksanakan dengan giat oleh pemerintah diterima dengan baik pula oleh masyarakat. Kenyataan menunjukkan bahwa nilai-nilai gotong royong itu mengalami perubahan karena kemajuan itu tadi. Akan tetapi tidaklah berarti bahwa kemajuan itu memusnahkan sistim gotong royong melainkan sempat merubah beberapa segi saja dari sistim tersebut. Kemajuan pendidikan, pembangunan dan teknologi agaknya terlalu deras berkembang dalam masyarakat sehingga masyarakat belum sempat mengadakan penyesuaian dengan baik. Hal inilah rupanya yang menyebabkan goyahnya sendi-sendi gotong royong itu . Hal mana nampak dalam perubahan-perubahan yang telah disebutkan. Gotong royong, kemajuan pembangunan, pendidikan dan teknologi sebenarnya adalah unsur-unsur yang turut memperkuat sendi-sendi masyarakat Indonesia. Semua unsur-unsur harus dapat berkembang sejajar dan serasi untuk menciptakan suatu hari depan yang gemilang. Oleh karena itu antara semua unsur-unsur itu dalam perkembangannya harus diusahakan suatu keserasian dan persesuaian dengan memberikan kesempatan beradaptasi dan berintegrasi. Dengan demikian sistim gotong-royong diharapkan menjadi faktor penunjang pembangunan.
Detail Information
- Publisher
- Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
- Tahun
- 1984
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-03-19T06:35:15Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah