Pola penguasaan pemilikan dan penggunaan tanah secara tradisional daerah Sulawesi Utara
Hamid, Pananrangi; Kanna, Petrus; T., M. Alimin; Bakhri, Syamsul; Jumiati, Jumiati
Segala usaha yang dilakukan untuk pemahaman dan penelaahan tentang pola penguasaan, pemilikan dan penggunaan tanah di Wilayah Republik Indonesia, bagaimanapun juga akan selalu diperhadapkan kepada dua sisi dari kenyataan hidup masyarakat bersangkutan. Tiap-tiap suku bangsa tersebut di
atas, secara geografis menempati wilayah-wilayah tertentu dalam keadaan terpisah-pisah, dengan latar belakang sejarah berbeda-beda pula. Dalam kondisi seperti itu, masing-masing suku bangsa tadi mengembangkan kebudayaannya sendiri-sendiri, sehingga memungkinkan berkembangnya pula norma norma sosial yang secara teoritis berbeda antara satu sama lainnya, hal mana timbul, karena adanya perbedaan pengalaman kesejarahan disamping sentuhan-sentuhan lingkungan hidup masing-masing. Sementara di sisi yang lain, pola budaya setiap suku bangsa bersangkutan telah berkembang secara historis menjadi tradisi, namun dewasa ini tengah membuka diri terhadap pembaharuan yang telah timbul, sebagai akibat proses dan pelaksanaan pembangunan. Semua itu memungkinkan terjadinya pergeseran pola-pola budaya masyarakat, dari pola tradisional menjadi pola baru. Demikianlah, maka usaha pengkajian pola penguasaan, pemilikan dan penggunaan tanah secara tradisional, khusus untuk daerah Sulawesi Selatan mengharuskan kita berorientasi kepada sistem budaya masyarakat bersangkutan terutama yang tercermin dalam aturan-aturan tingkah laku mereka sepanjang pertumbuhan dan perkembangan sejarahnya.
atas, secara geografis menempati wilayah-wilayah tertentu dalam keadaan terpisah-pisah, dengan latar belakang sejarah berbeda-beda pula. Dalam kondisi seperti itu, masing-masing suku bangsa tadi mengembangkan kebudayaannya sendiri-sendiri, sehingga memungkinkan berkembangnya pula norma norma sosial yang secara teoritis berbeda antara satu sama lainnya, hal mana timbul, karena adanya perbedaan pengalaman kesejarahan disamping sentuhan-sentuhan lingkungan hidup masing-masing. Sementara di sisi yang lain, pola budaya setiap suku bangsa bersangkutan telah berkembang secara historis menjadi tradisi, namun dewasa ini tengah membuka diri terhadap pembaharuan yang telah timbul, sebagai akibat proses dan pelaksanaan pembangunan. Semua itu memungkinkan terjadinya pergeseran pola-pola budaya masyarakat, dari pola tradisional menjadi pola baru. Demikianlah, maka usaha pengkajian pola penguasaan, pemilikan dan penggunaan tanah secara tradisional, khusus untuk daerah Sulawesi Selatan mengharuskan kita berorientasi kepada sistem budaya masyarakat bersangkutan terutama yang tercermin dalam aturan-aturan tingkah laku mereka sepanjang pertumbuhan dan perkembangan sejarahnya.
Detail Information
- Publisher
- Proyek Inventarisasi dan Pembinaan Nilai-nilai Budaya
- Tahun
- 1989
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-03-08T06:16:07Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah