Mengenal wayang menak sasak
Tahir, Muhammad
Seni pertunjukan Wayang Menak Sasak ini mulai dipopulerkan kurang lebih sekitar abad 17-18 M, seiring masuknya agama islam di pulau Lombok. Mengenai proses awal mula seni Wayang Menak Sasak diperkenalkan di pulau Lombok, tidak sebuah pun naskah tertulis yang memuat masalah tersebut, kecuali beberapa cerita rakyat yang diwariskan secara turun-temurun, dari generasi ke generasi.
Sebagian cerita itu mengatakan bahwa Wayang Menak Sasak diperkenalkan untuk kali pertama oleh seorang Wali misionaris agama islam bernama Wali Nyato'. Menurut sumber cerita rakyat, Wali Nyato' kerap pergi ke Jawa untuk menonton wayang. Sepulang dari menonton wayang, ia membuat wayang untuk dipertontonkan kepada tetangganya, orang-orang Sasak di bagian selatan.
Sebagian cerita itu mengatakan bahwa Wayang Menak Sasak diperkenalkan untuk kali pertama oleh seorang Wali misionaris agama islam bernama Wali Nyato'. Menurut sumber cerita rakyat, Wali Nyato' kerap pergi ke Jawa untuk menonton wayang. Sepulang dari menonton wayang, ia membuat wayang untuk dipertontonkan kepada tetangganya, orang-orang Sasak di bagian selatan.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
- Tahun
- 2012
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-11T03:00:46Z
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah