• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. Global Darussalam Academy
  2. Katalog
  3. Album seni budaya Jambi = cultural album of Jambi
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Album seni budaya Jambi = cultural album of Jambi

Ramelan, Ramelan; Wiyoso, Wiyoso; Soenarto, Soenarto; Sutopo, Iman; Darminto, Th. A.

Seni rupa di daerah Jambi sudah dikenal semenjak tahun 980 Sebelum Masehi. Hal ini dapat dibuktikan dengan ditemukannya benda-benda mikrolit berupa kapak dan lain-lainnya yang bentuk dan corak garis, dan lengkungnya demikian indahnya. Benda-benda ini ditemukan di dekat danau Kerinci , dan benda ini sekarang berada di Museum Pusat Jakarta.
Di Muara Jambi ditemukan pula sejumlah besar patung Budha yang terdapat di 11 tempat. Di daerah Sarolangun Bangko dan daerah Bungo Tebo ditemukan Prasasti Karang Brahi, relief Amoga Pasha, patung Adityawarman, serta patung-patung Budha lainnya. Kesemua benda itu berada di Museum Pusat Jakarta, dan diperkirakan dibuat ± 1300 Sebelum Masehi.
Jelaslah bahwa pada zaman itu daerah Jambi merupakan suatu kerajaan yang makmur dan megah, penuh dengan karya seni rupa. Hal ini terutama disebabkan oleh Sungai Batang Hari yang menjadi sarana perhubungan yang amat penting, baik bagi armada-armada maupun bagi hubungan dagang, dan lain-lainnya. Sekitar Sungai Batang Hari sangat baik bagi sarana lalu lintas, ditambah pula kekayaan alamnya yang sangat menentukan dalam dunia perdagangan internasional pada permulaan abad Masehi.
Letaknya yang strategis, yaitu di pintu jalan perdagangan dari kepulauan Nusantara dengan pedagang internasional (Laut Tengah, India, Mesir, Cina, dan lain-lain) menyebabkan mudahnya terjadi kontak kebudayaan dengan berbagai bangsa. Kebudayaan asli banyak bertemu dengan Kebudayaan Hindu (Hinduisme dan Budisme), Arab/Islam dan Konfusionisme.
Dengan terdapatnya candi-candi di Muara Jambi (suatu desa kecil di pinggiran sungai Batang Hari) yang cukup besar jumlahnya maka tentu dapat kita perkirakan kemungkinan masih banyak lagi peninggalan kebudayaan dari zaman purba itu di daerah Jambi yang sebagian besar masih berupa hutan belantara. Dari hasil penyelidikan terhadap candi-candi yang terdapat di Muara Jambi itu, dapat dibayangkan betapa indah bangunan-bangunan itu pada waktu dahulu, dan betapa kayanya kerajaan Jambi pada masa itu. Pertukaran kebudayaan terjadi dengan daerah di sekitarnya dan daerah luar sehingga terjadilah perpaduan kebudayaan dengan kehidupan asli, termasuk seni rupa.
Detail Information
Publisher
Proyek Media Kebudayaan
Tahun
1981
Bahasa
id
Last Updated
2024-02-12T01:06:13Z
Subjects / Keywords
Kearifan lokal Seni dan Kesenian
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

Global Darussalam Academy
Global Darussalam Academy
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 2.626
Online: 2.626 Onsite: 0
Bulan ini 74.829
Online: 74.326 Onsite: 503
Total 365.068
Online: 356.516 Onsite: 8.552

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar