Nasehat perkawinan dan pergaulan dalam syair nasehat (kajian naskah kuno)
Evawarni, Evawarni; Suarman, Suarman; Fadilah, Muhammad
Kepulauan Riau adalah wilayah yang dulunya berada di bawah kekuasaan Kemaharajaan Melayu. Dalam perjalanannya, Kemaharajaan Melayu mengenal beberapa periode yaitu Kemaharajaan Melayu yang berpusat di Bintan, Malaka, Johor, Pahang, Riau dan Lingga. Anwar Syair (1978) mengemukakan, dalam sejarah Kemaharajaan Melayu tercatat bahwa pusat pemerintahan berpindah-pindah sesuai dengan situasi dan keinginan Sultan yang memerintah. Berturut-turut ibukota itu adalah Johor, Bintan, Pekantua, Johor, Bintan dan Lingga. Naskah kuno daerah Riau dan Kepulauan Riau masih tersimpan di rumah-rumah penduduk atau pun lembaga-lembaga pemerintah dan swasta. Naskah-naskah tersebut mengandung nilai-nilai moral yang perlu dilestarikan serta disosialisasikan. Nilai-nilai atau ajaran yang terkandung dalam naskah tersebut- walaupun tidak keseluruhan- dapat dijadikan sebagai sumber rujukan atau referensi serta perbandingan dalam bertingkah laku pada masa kini, mengingat semakin gencarnya arus globalisasi yang tidak tertutup kemungkinan akan menggeser nilai-nilai moral generasi muda. Untuk itu, pengkajian dan pengungkapan isi naskah kuno perlu diteruskan
Detail Information
- Publisher
- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan,Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Tanjung Pinang
- Tahun
- 2014
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-10-18T06:19:25Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah