Tripama
Mulyantara, Mulyantara
Utama siswa kelas V SD yang sudah yatim piatu. Dia dirawat Mbah Hadi, kakeknya yang berusia 94 tahun. Sudah tiga hari Utama telat masuk sekolah. Bu Padmi, gurunya, bertanya. Ternyata Mbah Hadi sakit. Darah tingginya kambuh. Dia diobati rebusan daun pandan wangi. Sebelum berangkat sekolah, Utama harus menyiapkan makanan dan minuman simbah. Jadi, setiap pagi Utama harus berangkat ke pasar. Dia antre membeli bubur di penjual gudeg dan membeli lontong. Pagi itu saatnya pelajaran bahasa Jawa. Bu Padmi menerangkan tembang Dhandhanggula tujuh bait karya KGPAA Mangkunegara IV yang berisi tentang tripama sifat satria. Tiga contoh jiwa kesatria yaitu Patih Suwanda, Patih Kumbakarna, dan Adipati Karna.
Detail Information
- Publisher
- Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
- Tahun
- 2024
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-10-06T06:35:33Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah