Jeli cap kembang = Jeli cap bunga
Yulistiani, Yuyun
Salwa sedang puasa hari ketiga. Udara terasa sangat panas. Apalagi Salwa sedang kesal kepada kakaknya yang tidak mau mengajaknya ngabuburit. Ketika melihat kulkas, timbulah pikiran jelek di kepalanya. Keadaan rumah sedang tak ada siapa pun. Dia nekad mau membatalkan puasanya, mau minum air dingin dari kulkas. Untungnya ibu keburu datang. Salwa lalu meminta dibuatkan jeli. Ibu mengajak Salwa untuk membuat cincau dari daun kacapiring, sekalian sambil menghibur Salwa agar tidak kesal. Namun, ketika sudah jadi, Salwa sedikit kecewa sebab dia ingin jeli bukan cincau, tetapi ketika ia mencobanya ternyata rasanya enak, Salwa jadi ketagihan. Lalu mengajak membuat lagi.
Detail Information
- Publisher
- Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat
- Tahun
- 2025
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-12-16T04:09:04Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah