Gulo-gulo bioa niro = Gula-gula air nira
Junaidi, Junaidi
Doyosi adalah anak perempuan yang tinggal di sebuah desa dekat Bukit Pabes,Kabupaten Lebong. Doyosi, tinggal bersama Ayah, Ibu dan neneknya. Pekerjaan orang tua Doyosi membuat gula aren. Doyosi ingin membeli sepatu, tetapi tabungannya belum cukup. Doyosi ingin mendapatkan tambahan uang, tetapi tidak mau merepotkan orang tuanya. Akhirnya, Doyosi berniat berjualan makanan tradisional orang Lebong zaman dahulu, yaitu gula-gula yang dibuat dari nira (sari buah aren). Dengan bantuan neneknya, akhirnya Doyosi selesai membuat guka-gula. Doyosi kemudian menjajakan gula-gula itu dengan berkeliling desa. Akan tetapi, gula-gulanya tidak diminati karena dianggap sudah kuno. Doyosi tidak menyerah dengan usahanya. Krtika istirahat, Doyosi menemukan sebuah dompet. Apakah Doyosi akan mengambil uang di dompet tersebut untuk membeli sepatu? Apakah perjuangan Doyosi berjualan gula-gula sudah berakhir?
Detail Information
- Publisher
- Balai Bahasa Provinsi Bengkulu
- Tahun
- 2024
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2026-02-12T13:40:48Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah