Arkeologi dan etnografi kalumpang: Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat
Kalumpang sebagai salah satu kompleks situs neolitik
di Indonesia pertama kali diperkenalkan oleh van Stein Callenfels, seorang prehistorian berkebangsaan Belanda yang pada jaman kolonial bekerja di Lembaga purbakala (Oudheidkundige Dienst). Dialah orang pertama yang mempupolerkan Kalumpang dalam lingkup internasional dengan mengkomunikasikan hasil penelitiannya di Situs Kamassi pada Kongres Prasejarah Asia Timur Jauh di Manila (1951) dan menerbitkannya dalam Journal of East Asiatic Studies (1952). Penemuan dan pandangan Callenfels tentang situs ini telah memacu rangkaian penelitian yang dilaksanakan berbagai pihak pada masa-masa kemudian.
di Indonesia pertama kali diperkenalkan oleh van Stein Callenfels, seorang prehistorian berkebangsaan Belanda yang pada jaman kolonial bekerja di Lembaga purbakala (Oudheidkundige Dienst). Dialah orang pertama yang mempupolerkan Kalumpang dalam lingkup internasional dengan mengkomunikasikan hasil penelitiannya di Situs Kamassi pada Kongres Prasejarah Asia Timur Jauh di Manila (1951) dan menerbitkannya dalam Journal of East Asiatic Studies (1952). Penemuan dan pandangan Callenfels tentang situs ini telah memacu rangkaian penelitian yang dilaksanakan berbagai pihak pada masa-masa kemudian.
Detail Information
- Publisher
- Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional
- Tahun
- 2007
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-03-30T05:29:17Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah