Literasi matematika siswa pendidikan menengah: analisis menggunakan desain tes internasional dengan konteks Indonesia 1
Mahdiansyah, Mahdiansyah; Rahmawati, Rahmawati
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur capaian literasi matematika siswa jenjang pendidikan menengah dengan menggunakan desain tes internasional yang disesuaikan dengan
konteks Indonesia, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi capaian literasi tersebut. Di samping melakukan tes kepada siswa SMA/MA, survei juga dilakukan untuk
memperoleh data siswa peserta tes, guru matematika, dan latar belakang pendidikan. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik multi-stage stratified random sampling. Hasil penelitian mengungkapkan capaian literasi siswa masih rendah, namun disparitas capaian literasi antarkota
cukup bervariasi. Capaian literasi siswa Yogyakarta relatif merata dibandingkan dengan kotakota
lainnya. Uncertainty and data merupakan konten yang paling mudah dibandingkan dengan konten matematika lainnya. Dikaji dari aspek konteks, scientific merupakan konteks yang paling
rendah dicapai siswa. Adapun soal-soal tes yang mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi(higher order thinking skills-HOTS) belum mampu dikuasai siswa dengan baik. Terdapat sejumlah faktor determinan dari capaian literasi matematika tersebut, yaitu faktor personal, faktor
instruksional, dan faktor lingkungan. Kesimpulan studi adalah literasi matematika siswa jenjang pendidikan menengah masih rendah, meskipun desain tes internasional yang digunakan telah disesuaikan dengan konteks Indonesia.
konteks Indonesia, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi capaian literasi tersebut. Di samping melakukan tes kepada siswa SMA/MA, survei juga dilakukan untuk
memperoleh data siswa peserta tes, guru matematika, dan latar belakang pendidikan. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik multi-stage stratified random sampling. Hasil penelitian mengungkapkan capaian literasi siswa masih rendah, namun disparitas capaian literasi antarkota
cukup bervariasi. Capaian literasi siswa Yogyakarta relatif merata dibandingkan dengan kotakota
lainnya. Uncertainty and data merupakan konten yang paling mudah dibandingkan dengan konten matematika lainnya. Dikaji dari aspek konteks, scientific merupakan konteks yang paling
rendah dicapai siswa. Adapun soal-soal tes yang mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi(higher order thinking skills-HOTS) belum mampu dikuasai siswa dengan baik. Terdapat sejumlah faktor determinan dari capaian literasi matematika tersebut, yaitu faktor personal, faktor
instruksional, dan faktor lingkungan. Kesimpulan studi adalah literasi matematika siswa jenjang pendidikan menengah masih rendah, meskipun desain tes internasional yang digunakan telah disesuaikan dengan konteks Indonesia.
Detail Information
- Publisher
- Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan
- Tahun
- 2014
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2019-01-11T03:51:22Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah