Kerinduan Pompong
Marlina, Marlina
Kerinduan Pompong bercerita tentang sebuah kampung yang bernama Bandar Sungai, kampung kecil di Kabupaten Siak, Riau. Dahulu di kampung ini terdapat perusahaan besar bernama Caltex dan sekarang perusahaan itu berganti nama menjadi BOB. Perusahaan ini melakukan penambangan minyak bumi di Bandar Sungai.
Sayangnya, persediaan minyak bumi di Bandar Sungai semakin berkurang. Dari 42 juta barel perhari, saat ini produksi minyak mentah di Bandar Sungai dan Zamrud hanya tersisa sepertiganya, yakni 15 juta barel per hari. Oleh karena itu, perusahaan memperhentikan karyawannya satu demi satu. Masyarakat Bandar Sungai mulai kehilangan pekerjaan, kehilangan mata pencaharian. Padahal banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada perusahaan tersebut.
Sayangnya, persediaan minyak bumi di Bandar Sungai semakin berkurang. Dari 42 juta barel perhari, saat ini produksi minyak mentah di Bandar Sungai dan Zamrud hanya tersisa sepertiganya, yakni 15 juta barel per hari. Oleh karena itu, perusahaan memperhentikan karyawannya satu demi satu. Masyarakat Bandar Sungai mulai kehilangan pekerjaan, kehilangan mata pencaharian. Padahal banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada perusahaan tersebut.
Detail Information
- Publisher
- Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
- Tahun
- 2017
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2018-03-23T02:39:10Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah