Sejarah Kebangkitan Nasional Daerah Jambi
Suwondo, Bambang
Sebelum datangnya kekuasaan Asing yaitu kekuasaan Belanda
dan Jepang, di daerah Jambi ada kerajaan yang berdiri sendiri yang disebut Kerajaan Jambi. Kemudian setelah Indonesia memperoleh kemerdekaan daerah Jambi merupakan daerah keresidenan yang terdiri atas Kabupaten Merangin, Kabupaten Batang Hari, dan Kotapraja Jambi. Keresidenan Jambi tersebut merupakan bagian dari Propinsi Sumatra Tengah.
Menurut keadaan tanahnya, daerah Propinsi Jambi sebagian
besar merupakan dataran rendah, dan hanya sebagian kecil merupakan daerah dataran tinggi dan pegunungan. Daerah dataran rendah yang luas terdapat di daerah Kotamadya Jambi, Kabupaten Batang Hari, Kabupaten Tanjung Jabung, Kabupaten Bungo-Tebo, dan sebagian dari Kabupaten Sarolangun Bangko. Daerah dataran tinggi dan pegunungan terdapat di bagian barat yakni di Kabupaten Kerinci dan sebagian dari Kabupaten Sarolangun-Bangko.
dan Jepang, di daerah Jambi ada kerajaan yang berdiri sendiri yang disebut Kerajaan Jambi. Kemudian setelah Indonesia memperoleh kemerdekaan daerah Jambi merupakan daerah keresidenan yang terdiri atas Kabupaten Merangin, Kabupaten Batang Hari, dan Kotapraja Jambi. Keresidenan Jambi tersebut merupakan bagian dari Propinsi Sumatra Tengah.
Menurut keadaan tanahnya, daerah Propinsi Jambi sebagian
besar merupakan dataran rendah, dan hanya sebagian kecil merupakan daerah dataran tinggi dan pegunungan. Daerah dataran rendah yang luas terdapat di daerah Kotamadya Jambi, Kabupaten Batang Hari, Kabupaten Tanjung Jabung, Kabupaten Bungo-Tebo, dan sebagian dari Kabupaten Sarolangun Bangko. Daerah dataran tinggi dan pegunungan terdapat di bagian barat yakni di Kabupaten Kerinci dan sebagian dari Kabupaten Sarolangun-Bangko.
Detail Information
- Publisher
- Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan
- Tahun
- 1979
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2018-10-11T03:52:32Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah