Studi pendanaan pendidikan madrasah di Indonesia
Ghozali, Abbas; Mudjahid, A.K; Hayati, Murdiah
Sistem pendidikan di Indonesia memiliki dua sub-sistem utama, yaitu sub-sistem pendidikan sekolah di bawah pengelolaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan sub-sistem pendidikan madrasah dan pendidikan Agama di bawah pengelolaan Kementerian Agama (Kemenag). Dari sekitar 233.517 lembaga pendidikan sekolah umum dan madrasah, 82 persennya adalah sekolah umum dan 18 persennya madrasah; dan dari sekitar 49.402.000 peserta didik sekolah umum dan madrasah, 87 persennya terdaftar di sekolah umum dan 13 persennya masuk di madrasah. Menurut peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia, sekolah umum dan madrasah harus mendapatkan perlakuan yang sama di semua aspeknya. Lebih jauh lagi, madrasah menggunakan Kurikulum Nasional yang sama dengan sekolah umum yang berada di bawah Kemdikbud disamping menggunakan subjek agama Islam seperti yang telah diatur oleh Kemenag.
Madrasah memberi kontribusi penting terhadap pencapaian standar partisipasi di kabupaten/kota (Angka Partisipasi Murni/Kasar), target Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) di tingkat Kabupaten. Madrasah berkontribusi kurang lebih 11% dalam partisipasi sekolah dasar (MI) dan 22% dalam partisipasi sekolah menengah pertama (MTs). Tetapi, kontribusi terbesar adalah dari madrasah swasta. Madrasah swasta biasanya dikelola oleh suatu yayasan keagamaan lokal yang sering dikaitkan dengan satu dari dua organisasi Islam terbesar yaitu Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. MI swasta mengambil porsi 9,57% dalam partisipasi dibandingkan dengan 1,43% porsi MI negeri; madrasah swasta mengambil porsi 16,5% dalam partisipasi pada sekolah menengah pertama dibandingkan dengan 5,5% porsi madrasah negeri.
Madrasah memberi kontribusi penting terhadap pencapaian standar partisipasi di kabupaten/kota (Angka Partisipasi Murni/Kasar), target Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) di tingkat Kabupaten. Madrasah berkontribusi kurang lebih 11% dalam partisipasi sekolah dasar (MI) dan 22% dalam partisipasi sekolah menengah pertama (MTs). Tetapi, kontribusi terbesar adalah dari madrasah swasta. Madrasah swasta biasanya dikelola oleh suatu yayasan keagamaan lokal yang sering dikaitkan dengan satu dari dua organisasi Islam terbesar yaitu Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. MI swasta mengambil porsi 9,57% dalam partisipasi dibandingkan dengan 1,43% porsi MI negeri; madrasah swasta mengambil porsi 16,5% dalam partisipasi pada sekolah menengah pertama dibandingkan dengan 5,5% porsi madrasah negeri.
Detail Information
- Publisher
- Program Kemitraan untuk Pengembangan Kapasitas dan Analisis Pendidikan
- Tahun
- 2013
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2018-10-19T02:36:17Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography