• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. Global Darussalam Academy
  2. Katalog
  3. Dukun bayi Nagari Koto Anau: potret pengobatan tradisional 1...
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Dukun bayi Nagari Koto Anau: potret pengobatan tradisional 1979-2012

Zubir, Zusneli; Devi, Silvia

Sebelum mengenal ilmu kedokteran, orang Minangkabau telah memanfaatkan jasa ‘dukun kampung’ untuk mengobati penyakit. Demikian juga halnya dalam proses persalinan, ibu-ibu hamil biasanya mendatangi dukun bayi atau dukun beranak. Hal ini masih menjadi gejala umum bahkan sekalipun sekolah kedokteran School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA) telah berdiri di Batavia pada tahun 1927, di mana sejak pemerintah kolonial Belanda membuka sekolah kedokteran itu, lebih dari 25% mahasiswanya tercatat adalah orang Minangkabau. Masyarakat Koto Anau memposisikan dukun dalam status sosial yang tinggi. Hal ini bukan hanya karena pengetahuan medisnya, melainkan juga karena keahliannya dalam mantra. Mantra sendiri merupakan perpaduan tradisi lokal dan tradisi keislaman. Mantra, atau dalam istilah setempat disebut tawa, dianggap mampu mengusir roh-roh jahat dan mengembalikan kesembuhan si pasien. Dengan kepandaian menawa itu, Edwin M. Loeb mengatakan, bahwa dukun di Minangkabau lebih menunjukkan identitasnya sebagai cenayang. Senada dengan itu, Toorn lebih jauh menegaskan bahwa untuk berkomunikasi dengan roh-roh gaib, seorang dukun akan bersemedi atau menyendiri. Kecemasan dukun bayi pada hari ini di nagari Koto Anau adalah tidak adanya minat dari anak-anak untuk mau menerima, ataupun meminta ilmu tersebut kepada mereka.
Detail Information
Publisher
Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat
Tahun
2015
Bahasa
en
Last Updated
2019-01-31T04:52:24Z
Subjects / Keywords
Penelitian Kearifan lokal
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

Global Darussalam Academy
Global Darussalam Academy
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 8.854
Online: 8.854 Onsite: 0
Bulan ini 256.890
Online: 256.192 Onsite: 698
Total 547.129
Online: 538.382 Onsite: 8.747

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar