Penemuan sebuah candi Bata di daerah Pantura Jawa Tengah
Istari, T.M. Rita
Penemuan Candi Kayen di Kabupaten Pati, menambah jumlah bangunan candi berbahan bata di Jawa Tengah. Penelitian yang pernah dilakukan Balai Arkeologi Yogyakarta sebelumnya, dilakukan di kawasan sekitar Borobudur. Dipilihnya kawasan ini
dengan asumsi merupakan salah satu pusat budaya dan politik masa lalu di Jawa Tengah. Diketahui pula bahwa sebagian besar situs candi terkonsentrasi di sekitar Candi Borobudur pada radius 15 km. Candi-candi tersebut selain dibuat dari bahan batu andesit, juga banyak dijumpai situs candi-candi bata. Candi-candi bata berlatar belakang agama Hindu dan Buddha belum banyak yang ditemukan dalam ukuran besar, melainkan berukuran relatif kecil. Hal ini menyiratkan bukan masalah besar kecilnya candi, tetapi menunjukkan bahwa bata merupakan salah satu material yang sering dipakai untuk pendirian bangunan suci selain batu andesit. Candi bata dari Kayen merupakan temuan
yang penting dan masih langka di kawasan pantura Jawa Tengah. Kabupaten Pati selama ini dikenal sebagai kota wisata religi, dengan banyaknya tingalan-tinggalan Masa Islam, tetapi ternyata mempunyai pula bangunan candi Masa Klasik/Hindu yang dapat
menambah aset wisata budaya daerah
dengan asumsi merupakan salah satu pusat budaya dan politik masa lalu di Jawa Tengah. Diketahui pula bahwa sebagian besar situs candi terkonsentrasi di sekitar Candi Borobudur pada radius 15 km. Candi-candi tersebut selain dibuat dari bahan batu andesit, juga banyak dijumpai situs candi-candi bata. Candi-candi bata berlatar belakang agama Hindu dan Buddha belum banyak yang ditemukan dalam ukuran besar, melainkan berukuran relatif kecil. Hal ini menyiratkan bukan masalah besar kecilnya candi, tetapi menunjukkan bahwa bata merupakan salah satu material yang sering dipakai untuk pendirian bangunan suci selain batu andesit. Candi bata dari Kayen merupakan temuan
yang penting dan masih langka di kawasan pantura Jawa Tengah. Kabupaten Pati selama ini dikenal sebagai kota wisata religi, dengan banyaknya tingalan-tinggalan Masa Islam, tetapi ternyata mempunyai pula bangunan candi Masa Klasik/Hindu yang dapat
menambah aset wisata budaya daerah
Detail Information
- Publisher
- Balai Arkeologi Yogyakarta
- Tahun
- 2012
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-01-22T04:03:10Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Computer Science, Information & General Works
Philosophy & Psychology
Religion
Social Sciences
Language
Pure Science
Applied Sciences
Art & Recreation
Literature
History & Geography