Variasi genetik loci STR codis (THO1, TPOX) manusia Gilimanuk (pulau Bali)
Koesbardiati, Toetik; Yudianto, Ahmad; Murti, Delta Bayu; Suriyanto, Rusyad Adi
Migrasi Mongoloid diduga berasal dari wilayah barat dan utara Indonesia yang datang dalam berbagai gelombang. Kelompok migran ini bercampur dengan penduduk setempat yang berafiliasi Australomelanesoid. Migrasi ini bergerak ke arah timur
Indonesia dan bercampur dengan migran yang masuk dari wilayah timur (Papua). Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi percampuran (hibridisasi) ada di sekitar wilayah Garis Wallace sampai ke timur. Gilimanuk adalah salah satu situs prasejarah yang kaya akan temuan sisa-sisa manusia Neolitik. Diasumsikan bahwa Gilimanuk ini dapat memberi petunjuk variasi manusia di wilayah ini. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan variasi genetik populasi Gilimanuk. Bahan penelitian adalah DNA (deoxyribonucleic acid) yang diambil dari sisa-sisa rangka individu-individu Gilimanuk. Metode yang digunakan adalah STR (short tandem repeat) dengan menggunakan dua loci (THO1 dan TPOX). Sampel menunjukkan band/pita dengan allele yang berbeda-beda. Bukti ini menegaskan bahwa mereka mempunyai afinitas atau
kekerabatan genetik yang tidak sama, atau gen mereka berasal dari beberapa populasi.
Indonesia dan bercampur dengan migran yang masuk dari wilayah timur (Papua). Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi percampuran (hibridisasi) ada di sekitar wilayah Garis Wallace sampai ke timur. Gilimanuk adalah salah satu situs prasejarah yang kaya akan temuan sisa-sisa manusia Neolitik. Diasumsikan bahwa Gilimanuk ini dapat memberi petunjuk variasi manusia di wilayah ini. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan variasi genetik populasi Gilimanuk. Bahan penelitian adalah DNA (deoxyribonucleic acid) yang diambil dari sisa-sisa rangka individu-individu Gilimanuk. Metode yang digunakan adalah STR (short tandem repeat) dengan menggunakan dua loci (THO1 dan TPOX). Sampel menunjukkan band/pita dengan allele yang berbeda-beda. Bukti ini menegaskan bahwa mereka mempunyai afinitas atau
kekerabatan genetik yang tidak sama, atau gen mereka berasal dari beberapa populasi.
Detail Information
- Publisher
- Balai Arkeolog Yogyakarta
- Tahun
- 2013
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-01-23T07:43:00Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah