• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Warta Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
Semua Komputer Filsafat Agama Ilmu-ilmu Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Kesusastraan Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. Global Darussalam Academy
  2. Katalog
  3. Tradisi megalitik pada ritual kekerik di kalangan masyarakat...
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Tradisi megalitik pada ritual kekerik di kalangan masyarakat Tengger

Taniardi, Putri Novita

Ritual kekerik diselenggarakan untuk memperingati 40 hari kelahiran bayi. Ritual ini dipimpin oleh seorang dukun selaku pemimpin adat di kalangan masyarakat Tengger. Ritual kekerik bertujuan untuk mengusir pengaruh-pengaruh jahat dari roh-roh di sekitar lingkungan tempat mereka tinggal. Bayi yang telah menjalani ritual ini telah diterima menjadi orang Tengger sepenuhnya dan disucikan jiwanya. Ritual kekerik ini ternyata menunjukkan ciri-ciri tradisi megalitik. Hal ini terlihat pada adanya ritual pemanggilan roh leluhur dan nenek moyang pada saat upacara berlangsung. Roh-roh tersebut disinggahkan pada Sanggar Ayu di Bale Wetan yang disakralkan oleh orang Tengger. Kondisi inilah yang mencerminkan adanya tradisi megalitik pada masyarakat Tengger. Hal ini terungkap pada penelitian yang
dilakukan di Dusun Keduwung, Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Propinsi Jawa Timur. Tradisi megalitik di kalangan masyarakat Tengger ini sangat menarik, mengingat selama ini masyarakat Tengger dikenal sebagai penganut agama Hindu. Untuk itulah, penelitian ini dilakukan, yaitu untuk menggambarkan hubungan antara tradisi megalitik dan ritual kekerik dengan menggunakan pendekatan etnoarkeologi, terutama melalui sudut pandang kesinambungan budaya, yaitu pandangan bahwa tradisi megalitik yang berlangsung di kalangan masyarakat Tengger merupakan perkembangan dari budaya masa lampau.
Detail Information
Publisher
Balai Arkeolog Yogyakarta
Tahun
2013
Bahasa
en
Last Updated
2019-01-23T07:32:17Z
Subjects / Keywords
Penelitian Arkeologi
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

Global Darussalam Academy
Global Darussalam Academy
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 8.175
Online: 8.129 Onsite: 46
Bulan ini 91.513
Online: 91.359 Onsite: 154
Total 956.629
Online: 946.711 Onsite: 9.918

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar